banner 728x90
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dan jajarannya membersihkan situs sejarah Makam Panjang di Desa Pengujan, Teluk Bintan, Selasa (15/8/2023). F- humas polres bintan

Kapolres Bintan Bawa Anggotanya ke Situs Sejarah Makam Panjang Desa Pengujan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo membawa anggotanya ke situs sejarah Makam Panjang di Desa Pengujan, Selasa (15/8/2023). Di lokasi situs sejarah Makam Panjang Desa Pengujan, Kapolres Bintan bersama personel melaksanakan aksi bersih.

Aksi sosial di lokasi situs sejarah Makam Panjang di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia. Aksi sosial yang dipimpin Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo ini dihadiri Wakapolres Bintan Kompol M Tahang SAg, pejabat utama Polres Bintan, personel Polres Bintan dan Polsek jajaran. Serta masyarakat di sekitar Makam Panjang Desa Pengujan.

Baca Juga :  Ribuan Turis Menikmati Pesta Kembang Api di Lagoi Bay

Menurut beberapa sumber, situs sejarah Makam Panjang di Desa Pengujan ini merupakan salah satu makam pahlawan kerajaan Melayu Kepulauan Riau, yaitu Kerajaan Bentan. Sumber lain mengatakan, Makam Panjang tersebut merupakan pahlawan kerajaan Kesultanan Riau-Lingga, yang masih ada hubungan keluarga dengan kerajaan di Pulau Penyengat.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM mengatakan, apapun kisahnya tidak menjadi persoalan. Namun Makam Panjang tersebut sudah menjadi salah satu cagar budaya yang ada di Kabupaten Bintan. Makam Panjang tersebut sudah termasuk salah satu situs bersejarah dan menjadi salah satu tempat cagar budaya di Kabupaten Bintan, yang harus dilindungi. Sesuai Undang Undang nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Baca Juga :  Perayaan Waisak 2566 di Bintan, Sejumlah Vihara Dikawal Polisi

“Hari ini, kami melaksanakan bakti sosial dengan melakukan pembersihan di salah satu situs sejarah yaitu Makam Panjang yang ada di Desa Pengujan,” ujar Kapolres Bintan.

AKBP Riky Iswoyo mengimbau kepada maasyarakat agar selalu mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang, dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan RI. Termasuk dengan kerajaan yang sudah ada sebelum kemerdekaan. Karena sikap dan prilaku para pejuang mencerminkan perbuatan yang cinta tanah air. Sehingga rela berkorban nyawa.

“Mari kita contoh sikap keteladanan para pejuang kita terdahulu. Semuanya yang dilakukannya, demi kebebasan rakyat Indonesia. Saat ini, kita hanya mengisi Kemerdekaan tersebut dengan melakukan hal-hal yang positif untuk Indonesia,” tutup Kapolres Bintan. (yen)

Baca Juga :  Vaksinasi di Kepri Sudah Lebih dari Sejuta Orang

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *