banner 728x90
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan khutbah pada salat Idulfitri 1445 hijriah di Masjid Besar Murul Iman Kijang, Rabu (10/4/2024). F- diskominfo bintan

Khutbah Idulfitri 1445 H, Bupati Bintan Menyampaikan Riwayat Doa Malaikat yang Diaminkan Rasulullah

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan menunaikan salat sunnah Idulfitri 1445 hijriah di Masjid Besar Nurul Iman Kijang, Rabu (10/4/2024) pagi. Bertindak sebagai khatib, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan khutbah tentang riwayat doa malaikat yang diaminkan Rasulullah SAW.

Imam pada saat salat Ied ini dipimpin Ustadz Maslan Al Hafizh, yaitu Imam Masjid Besar Nurul Iman Kijang. Dalam khutbahnya, Bupati Bintan menyampaikan, Idulfitri bukan sekadar euforia semata. Ada hikmah dan hakikat luar biasa bagi insan-insan yang mampu mengambil pengajaran.

Baca Juga :  Bupati Bintan Menandatangani Pengalokasian Bantuan Hibah untuk Pilkada 2024, Nilainya Mencapai Rp22,24 Miliar

“Idulfitri bukan lah baju baru, perhiasan diri ataupun rumah. Idulfitri sejatinya mampu menghantarkan kita menjadi insan pemenang, yang kembali dalam fitrah sebagai khalifah di muka bumi,” terangnya.

Selain itu, Bupati Bintan juga menyampaikan riwayat imam Tirmidzi dari Ibnu Khuzaimah yang mengisahkan doa Malaikat Jibril yang kemudian diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Tatkala Rasulullah menaiki anak tangga menuju mimbarnya, Rasulullah kemudian mengucapkan amin sebanyak tiga kali. Yang mengaminkan tiga doa Malaikat Jibril,” ungkap Roby.

Tiga doa tersebut yakni kecelakaan bagi orang-orang yang mendapati Ramadan, namun tidak mendapatkan keampunan Sang Khalik. Kecelakaan bagi orang yang disebutkan nama Rasulullah, namun enggan bershalawat. Kemudian kecelakaan bagi orang yang mendapati orang tuanya masih hidup, namun tidak menghantarkannya mendapatkan surga.

Baca Juga :  RUU Daerah Kepulauan Masuk Prolegnas Prioritas Tahun 2023

Di hadapan seluruh jemaah di Masjid Besar Nurul Iman Kijang, Roby Kurniawan mengajak seluruh muslimin untuk sama-sama bermunajah dan berharap, bahwa Ramadan yang baru saja berlalu, mampu mengantarkan semuanya berada dalam derajat ketakwaan dan berada dalam pengampunan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *