banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Forkopimda usai peresmian kegiatan penataan kawasan Bandara RHF Tanjungpinang tahun anggaran 2023, Sabtu (30/12/2023). F- diskominfo kepri

Kawasan Bandara RHF Tanjungpinang Jadi Ikon, Ansar Ahmad: Pekerjaan Dilanjutkan Tahun 2024

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Kawasan Bandara RHF Tanjungpinang akan menjadi ikon pintu masuk ibu kota Provinsi Kepri. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan, pekerjaan penataan kawasan Bandara RHF Tanjungpinang akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2024.

Pekerjaan Penataan Kawasan Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang tahun 2023, telah selesai dilaksanakan. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani prasasti yang menandai peresmian selesainya pekerjaan ini di Gerbang Bandara, Sabtu (30/12/2023) pagi.

Acara dimulai dengan senam sehat bersama ratusan masyarakat yang antusias serta dimeriahkan penyanyi asal Bandung, Sallsa Bintan. Acara juga diisi dengan pembagian doorprize yang cukup menarik. Turut hadir dalam acara ini Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari, Forkopimda Kepri, para anggota Komisi IV DPRD Kepri, Tim Percepatan Pembangunan, Sekdaprov Kepri, serta para Kepala OPD Pemprov Kepri.

Pekerjaan tahun ini merupakan tahapan tahun kedua yang meliputi Peningkatan Jalan dan Lampu-lampu Bandara RHF, dengan nilai kontrak Rp10,5 miliar. Sementara tahun 2022 lalu pekerjaan yang diselesaikan meliputi revitalisasi Pedestrian dan Median Jalan.

Baca Juga :  Sembilan Anggota BPSK Kota Tanjungpinang Dilantik, Simak Pesan Gubernur Kepri Berikut

Menurut Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di tahun 2024 nanti penataan kawasan ini akan tetap dilanjutkan. Ia menegaskan ini penting sebab sebagai pintu masuk ibukota provinsi, harus pula menjadi ikon yang dapat dibanggakan.

“Tahun 2024 kita masih menambah lagi menyambung ini sedikit ke sana, supaya nanti tempat karcis parkir kondisinya lebih mendukung. Jadi nanti yang bertugas di bawah kalau hujan pun dia tidak kebasahan. Kita juga menambah lagi nanti menata lampu-lampunya yang di ujung,” paparnya.

Gubenur Kepri Ansar Ahmad menjelaskan, kawasan ini juga telah dihiasi 60 pohon bunga sakura yang sudah ditanam. Juga telah ditanam bunga tanjung dan pohon pinang sebagai simbol identitas ibukota.

“Saya sudah tugaskan Dinas Pertanian jangan lengah, pelihara itu betul-betul pupuknya dijaga supaya nanti ini jadi kawasan Sakura seperti di kijang. Kiri kanan kita tanam pohon pinang dan pohon bunga tanjung, supaya ada identitas Tanjungpinangnya,” katanya.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Mengingatkan Dirjen SDA Soal Penanggulangan Banjir di Tanjungpinang dan Batam

Gubernur Kepri Ansar Ahmad pun mengucapkan terima kasih karena pembangunan ini juga didukung penuh oleh DPRD Provinsi Kepri, serta seluruh pihak terkait yang juga mendukung selesainya pekerjaan ini.

“Mudah-mudahan kerja sama kita semua, Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri ini ke depan performanya bisa lebih baik. Jadi kota kecil yang indah yang rapi dan dirindukan oleh orang untuk nanti datang ke Tanjungpinang” ucap Gubernur Ansar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berpesan kepada masyarakat untuk ikut menyukseskan Pemilu serentak yang tak lama lagi akan diselenggarakan. Untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Sebab menurutnya saat ini Indonesia telah dianggap berhasil membangun daya saing infrastrukturnya di mata dunia.

Baca Juga :  Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra Tutup Usia di RS Selangor, Sakit Apa?

“Kita sudah berjalan ke beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Jepang, China kemarin untuk dukungan pembangunan Kepri. Mereka semua mengapresiasi Indonesia karena Indonesia berhasil membangun daya saing infrastruktur diantara negara-negara di dunia ini,” ungkap gubernur.

Berdasarkan data, Gubernur Kepri mengatakan pada Global Competitiveness Index, Indonesia di masa lalu berada di urutan ke-44 dari hampir 200 negara. Sementara perkembangan performa ekonomi beberapa tahun yang lalu berada di urutan ke-42. Namun kedua indikator tersebut melesat tajam saat ini.

“Pada Global Competitiveness Index, kita naik 10 poin. Sekarang kita berada di urutan ke-34, dan tertinggi capaiannya dari semua negara. Yang kedua kalau kita bicara perkembangan performa ekonomi Indonesia, dari data Global ekonomi Indonesia beberapa tahun ini kita naik 13 poin, sangat spektakuler. Sekarang Indonesia berada di urutan ke-29 dan kita patut bangga,” tutupnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *