banner 728x90
AKP Marganda Padapotan L Kasat Reskrim Polres Bintan memberikan keterangan rencana pemanggilan Direktur PT SPP terkait penambangan pasir di Keluraan Kawal, Gunung Kijang, Jumat (29/12/2023). F- yen/suaraserumpun.com

Satreskrim Polres Bintan Segera Panggil Direktur PT Sumurung Parna Pratama

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Satreskrim Polres Bintan segera memanggil Direktur PT Sumurung Parna Pratama (SPP), untuk pemeriksaan tentang aktivitas penambangan pasir di Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang. Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda Pandapotan Limbong usai press rilis akhir tahun 2023, di Mapolres Bintan, Jumat (29/12/2023).

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda Padapotan L menyebutkan, pihaknya telah memeriksa tiga orang dari pihak PT Sumurung Parna Pratama (SPP), mengenai status legalitas hukum aktivitas penambangan pasir di Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang.

Baca Juga :  Wagub Kepri Melepas Fun Bike di Parkiran Rumah Sakit Bersama Muhammad Rudi

“Tiga orang itu, satu humas dan duanya karyawan PT SPP,” sebut AKP Marganda Pandapotan.

AKP Marganda Padapotan menyatakan, Satreskrim Polres Bintan akan memanggil Direktur PT SPP untuk memberikan keterangan, terkait dokumen perizinan eksploitasi tambang galian C (pasir) tersebut.

“Pekan depan la, setelah tahun baru. Kami akan layangkan surat pemanggilan untuk minta keterangan terhadap Direktur PT SPP,” tegasnya.

Selain Direktur PT SPP, untuk proses penyelidikan itu, Satreskrim Polres Bintan juga akan memanggil dinas terkait terkait, mengenai proses perizinan tambang pasir yang diterbitkan kepada PT SPP.

Baca Juga :  Ternyata, Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaian di Bintan Peringkat Kedua Nasional

“Dinas terkait itu seperti DLH, ESDM maupun PTSP,” sebutnya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bintan, pemeriksaan dan meminta keterangan ini dilakukan berkaitan dengan PT SPP yang telah melakukan aktivitas penambangan pasir tersebut, sebelum izin usaha produksi lengkap.

“Sekarang, aktivitas tambangnya sudah vakum, untuk sementara. Sambil menunggu semua dokumen izinnya lengkap,” demikian AKP Marganda Padapotan L. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *