banner 728x90
Datuk Abdul Halim Kader President ASTAF menjelaskan tentang peraturan terbaru pada kejuaraan sepak takraw mengenai skor 15 poin dan 1 kali servis. F- yen/suaraserumpun.com

Mulai Februari 2024, Game Sepak Takraw Menggunakan Skor 15 Poin dan 1 Kali Servis

Komentar
X
Bagikan

Singapura, suaraserumpun.com – International Sepak Takraw Federation (ISTAF) atau Federasi Sepak Takraw Internasional menetapkan ketentuan terbaru, untuk kejuaraan sepak takraw di seluruh dunia. Mulai 1 Februari 2024 nanti, untuk game sepak takraw akan menggunakan skor 15 poin untuk setiap set pertandingan, dengan 1 kali servis berpindah bola.

ISTAF telah mewajibkan pelaksanaan sistem perhitungan 15 poin bagi semua pertandingan di setiap negara (domestik), maupun pada kejuaraan internasional (antarabangsa). Ketentuan tersebut sudah mesti dimulai dan berlaku pada 1 Februari tahun 2024.

Sistem penghitungan 15 poin untuk 1 set pertandingan itu sudah dijalankan atau diberlakukan sewaktu kejuaraan sepak takraw internasional (dunia) ke-36 Piala Raja Thailand 2023, pada 15 Juli 2023 lalu. Dalam pertandingan ini, ketika tim sama-sama memperoleh poin 14-14, regu pertama yang meraih poin 17 yang dinyatakan sebagai pemenang.

Baca Juga :  HUT Kemerdekaan RI, Hampir Setengah Miliar Rupiah Bantuan untuk Veteran di Kepri

“Selain itu, setiap regu juga kini memperoleh satu servis saja, berbanding tiga (3 kali servis) sebelum ini. Ketentuan skor 15 poin dan 1 kali servis ini berlaku bagi semua pertandingan di dalam dan luar negara,” kata Datuk Abdul Halim bin Kader President ASTAF yang juga menjadi sebagai Secretary General (Setiausaha Agung) ISTAF saat memberikan keterangan resmi kepada suaraserumpun.com, baru-baru ini.

Datuk Abdul Halim Kader menyampaikan, badan induk antarabangsa atau ISTAF akan mengambil tindakan terhadap pihak atau organisasi sepak takraw yang mengabaikan garis panduan atau ketentuan terbaru untuk olahraga sepak takraw tersebut.

Baca Juga :  Presiden RI dan PM Malaysia Menyepakati Perlindungan TKI dan Pembukaan Perbatasan Negara

“Mana-mana pihak atau persatuan yang enggan menggunakan perubahan (ketentuan terbaru) ini, akan diberi amaran keras atau peringatan. Dan jika terus berdegil atau menentang ketentuan terbaru itu, akan dinasihati. Namun, sekiranya ia (mereka) tetap mengabaikan berterusan, akan diberi tindakan dari ISTAF,” sebut Abdul Halim Kader.

Semua pengadil (wasit) ISTAF (dunia) dan ASTAF (Asia), lanjut Abdul Halim Kader, juga diarahkan agar mematuhi peraturan terbaru ini. ISTAF akan menyampaikan ketentuan terbaru ini kepada pihak pengusul atau tuan rumah penyelenggara kejuaraan SEA Games Thailand 2025, dan kejuaraan Asian Game Nagoya 2026 di Jepang.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Minta Dukungan ke Dubes RI di Jepang untuk Pembangunan Pelabuhan Terpadu di Natuna

Ketentuan terbaru dalam pertandingan olahraga sepak takraw tersebut turut mendapat dukungan atau respon positif dari Presiden Persekutuan Sepak Takraw Arab Saudi, Aljawharah Y Fallatah.

“Presiden Persekutuan Sepaktakraw Thailand, Thana Chaiprasit, dan jawatankuasa badan induk tersebut juga telah disampaikan pemangku presiden ISTAF, Boonchai Lorhpipat mengenai perubahan sistem hitungan 15 poin untuk 1 set pertandingan sepak takraw tersebut. Thailand menerima perubahan dan menggunakan sistem kiraan (hitungan) 15 mata (poin) ini, tanpa ada bantahan,” demikian disampaikan Datuk Abdul Halim Kader President ASTAF. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *