banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara simbolis menyerahkan dana apresiasi kepada pelatih dan atlet untuk menghadapi PON 2024 Aceh-Sumut. F- diskominfo kepri

Kepri Menargetkan 11 Medali Emas di PON 2024 Aceh-Sumut, Ansar Beri Dana Apresiasi

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dan KONI Kepri menargetkan, atlet kontingen Kepri bisa meraih 11 medali emas pada PON 2024 Aceh-Sumut, September mendatang. Untuk menghadapi PON 2024, Gubernur Kepri menyerahkan dana apresiasi kepada atlet dan pelatih.

Pemerintah Provinsi Kepri bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau memberikan dana apresiasi untuk atlet dan pelatih yang akan berlaga pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI di Aceh-Sumut pada bulan September 2024 mendatang.

Sebanyak 96 atlet dan masing-masing atlet menerima dana apresiasi sebesar Rp2,5 juta dan 47 pelatih masing-masing mendapat sebesar Rp3 juta. Dana apresiasi ini diberikan oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad adalah salah satu bentuk upaya untuk menambah semangat juang seluruh atlit dan pelatih yang akan berjuang mengharumkan nama Kepri dalam ajang 4 tahunan tersebut.

Baca Juga :  RSJKO Engku Haji Daud Meluncurkan Tiga Layanan Baru untuk Kesehatan Masyarakat

“Semoga semua atlet dan pelatih makin bersemangat untuk menjadi yang terbaik dalam mengikuti berbagai cabang pertandingan olahraga nantinya,” harap Gubernur Kepri Ansar Ahmad Ahmad di Ballroom Hotel AP Premier Jodoh, Kota Batam, Rabu (1/5/2024).

Dikatakan Gubernur Kepri, penyerahan dana apresiasi kali ini sedikit berbeda. Karena biasanya atlet dan pelatih akan menerima penghargaan, termasuk juga bonus setelah gelaran pertandingan selesai dilaksanakan.

“Semoga ini membuat semua peserta terus bersemangat, dan bisa memberikan hasil terbaiknya,” ujar Ansar Ahmad.

Pemberian dana apresiasi ini juga karena para atlet dan pelatih, telah berhasil meloloskan cabang pertandingan olahraga yang akan diperlombakan pada ajang PON XXI di Aceh-Sumut nantinya. Sehingga perlu diberikan apresiasi untuk para duta olahraga ini.

Ditambahkan Gubernur Kepri, masyarakat Kepri patut bersyukur karena pada pelaksanaan PON nanti, cabang olahraga yang Provinsi Kepri ikuti juga bertambah, yakni 31 cabang olahraga.

Baca Juga :  Gawat! Ada Praktik Prostitusi ABG di Tanjungpinang, Tarifnya Wow

“Mudah-mudahan semua cabang yang akan kita ikuti, bisa menempatkan kita ke posisi 15 nasional dari 38 provinsi yang ikut serta, dengan target 11 medali emas bisa terwujud,” harapnya.

Sejauh ini, tambah Ansar Ahmad, Pemerintah Provinsi Kepri juga terus mendukung kesuksesan pelaksanaan olahraga 4 tahunan ini. Salah satunya dengan menyiapkan anggaran untuk pembinaan dan keberangkatan kontingen sebesar Rp10,4 miliar.

Ketua KONI Umum Kepri Usep RS menyambut baik pemberian uang apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepri. Menurutnya, pemberian uang tersebut dipastikan akan mampu meningkatkan semangat para atlet dan juga pelatih selama berlatih dan bertanding.

“Terus semangat untuk semua atlet dan pelatih, jangan melihat besar dan kecilnya jumlah yang diterima, tapi lihatlah ini bentuk perhatian dari pemerintah kepada kita semua,” kata Usep.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Bicara Moderasi Beragama Saat Safari di Perumahan Mantan Wagub Kepri

Usep memohon dukungan semua pihak, agar target 11 medali emas pada gelaran PON nanti dapat diraih. Dan ia menyampaikan bagi yang berhasil mempersembahkan medali emas, akan ada bonus tambahan yang nantinya diberikan.

Dirinya juga meminta kepada semua atlet yang berhasil lolos dan sudah terdaftar di Panitia Besar (PB) PON, setelah sebelumnya berhasil meraih prestasi melalui berbagai kompetisi baik Porwil, Pra PON, dan Kejuaraan Nasional di berbagai cabang olahraga lainnya, untuk terus semangat berlatih.

“Karena kalian nanti akan memulai program pelatihan mandiri di bawah koordinasi masing-masing Pengprov, serta mengikuti TC terpusat yang diadakan KONI menjelang keberangkatan,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyampaian program terkait pencanangan Training Centre (TC) terpadu selama kurang lebih 2 minggu jelang keberangkatan. Juga disejalankan dengan pemakaian simbolis baju atlet. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *