banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan BPBL gratis dari dana CSR perusahaan se-Kepri di Batam, Senin (11/12/2023). F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Meresmikan BPBL Gratis dari Dana CSR di Batam

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad SE MM meresmikan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis yang bersumber dari dana Corporate Social Resposibility (CSR) Badan Usaha Sektor Ketenagalistrikan di Tanjung Piayu Laut, Kota Batam, Senin (11/12/2023).

BPBL dari dana CSR ini tak hanya menyasar masyarakat Kota Batam, tapi juga Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Total rumah tangga yang menerima bantuan ini mencapai 210 rumah. Adapun daftar perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam BPBL ini diantaranya PT PLN Batam sebanyak 100 rumah, PT Mitra Energi Batam dan PT Dalleenergi batam 20 rumah, PT Energi Listrik Batam dengan bantuan 20 rumah.

Baca Juga :  Diskominfo Tanjungpinang Gelar Obral Obrol Gali Ilmu Literasi Digital

Kemudian, PT Tunas Energi Batam dengan bantuan 20 rumah, PT TJK Power Batam 20 rumah, PT Bintan Resort Cakrawala dengan jumlah bantuan 15 rumah, dan PT Bintan Inti Industrial Estate dengan jumlah bantuan 15 rumah.

BPBL gratis ini merupakan bagian dari program Kepri Terang yang digagas Gubernur Ansar sejak awal menjabat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan kesejahteraan masyarakat di Kepri, khususnya di daerah kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Kita doakan perusahaan ini lebih maju kedepan berkembang bisa menjadi andalan kita provinsi kepri dan semoga kedepan memberikan kontribusi CSRnya lebih banyak lagi,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Heboh, Warga Lingga Menemukan Dugong Mati di Pantai Singkep

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, selama tiga tahun ini, pemerintah provinsi Kepri telah membantu menyambungkan listrik secara gratis untuk masyarakat Kepri dengan total mencapai 11.200 rumah tangga. Prioritas terbanyak adalah di daerah kawasan 3T, di antaranya Natuna, Anambas, dan Lingga.

“Kontribusi yang besar ini kita selesaikan melalui anggaran APBD Kepri, APBN, CSR, dan perusahaan lainnya. Mudah-mudahan kita bisa mengejar target capaian elektrifikasi yang sudah mencapai 97 persen. Kita hanya mendorong untuk waktu hidupnya yang masih 12 jam bisa menjadi 24 jam. Kita akan teruskan program ini dan mudah-mudahan PLN terus bersama kita mendukung hal ini,” tutur Gubernur Kepri.

Baca Juga :  Bermodal Kesabaran, Kini Feri Baserah Jadi Juragan Jamur Tiram

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap, melalui peresmian dan penyalaan pertama program BPBL tahun 2023 di provinsi Kepri, dapat meningkatkan usaha kecil menengah (UKM) dalam rumah tangga, meningkatkan aktivitas belajar bagi anak-anak di malam hari, dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *