banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama ASN Pemprov Kepri yang tergabung dalam Korpri berbagi sumbangan untuk PTT dan THL pada peringatan HUT ke-52 Korpri, Rabu (29/11/2023). F- diskominfo kepri

HUT Ke-52 Korpri, ASN Pemprov Kepri Beri Sumbangan buat PTT dan THL

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Pemprov Kepri mengadakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (29/11/2023). Dalam kegiatan ini, ASN di lingkungan Pemprov Kepri mengumpulkan sumbangan untuk diberikan kepada PTT dan THL.

Selain itu, acara peringatan HUT ke-52 Korpri tingkat Provinsi Kepri juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada ASN berprestasi, penyerahan lomba paduan suara antar OPD Pemprov Kepri, dan penyerahan lomba tenis dan tenis meja antar ASN. Korpri Pemerintah Provinsi Kepri juga mengumpulkan sumbangan sembako dari seluruh ASN. Sumbangan tersebut diberikan kepada PTT dan THL Pemprov Kepri dan masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb. Andi Nur Abadi, Asisten Pembangunan Kejati Kepri Atik Rusniati Ambarsari, dan perwakilan Forkopimda Kepri lainnya.

Baca Juga :  Ternyata di Masjid Ini Gubernur Kepri Ansar Ahmad Bermula Menjadi Cendekiawan

Pada peringatan HUT ke-52 Korpri tersebut, Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad membacakan sambutan dari Ketua Umum Dewan Pengurus (DP) KORPRI Nasional Prof Dr Zuldan Arif Fakrulloh. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, saat ini, terjadi perubahan yang sangat cepat karena dua hal besar yaitu perkembangan teknologi dan perubahan harapan masyarakat yang terus meningkat.

“Dua faktor besar pengubah kehidupan ini harus disikapi oleh KORPRI. Saat ini dunia sudah digerakan oleh AI (Artificial Intelligence), IoT (Internet of Things), Big Data, sistem dan algoritma pemrograman, coding, maupun verifikasi biometrik sehingga kita tidak bisa lagi menggerakan pemerintahan dengan cara-cara lama,” kata Gubernur Kepri.

ASN tidak boleh menyelesaikan masalah saat ini dengan pendekatan masa lalu. ASN harus menyelesaikan masalah yang ada saat ini dengan pendekatan yang paling update. Digitalisasi dalam proses, hasil layanan dan marketing semua produk layanan pemerintahan sudah merupakan kebutuhan.

Baca Juga :  Forum OPD, Roby Kurniawan: Jangan Mengenyampingkan Aspirasi Masyarakat

Harapan masyarakat terhadap pemerintah semakin meningkat tajam. Masyarakat sangat berharap pemerintah memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih akurat. Layanan saat ini sudah harus bisa diakses secara online, cepat dan tepat.

“Untuk itu, saya minta KORPRI mampu membaca dan menjawab perubahan ini guna mengembangkan birokrasi Indonesia yang betul-betul mampu menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Gubernur Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya menerapkan sistem meritokrasi dalam birokrasi. Menurutnya, sistem meritokrasi harus berbasis pada kompetensi, kualifikasi dan kinerja yang diberlakukan secara adil, wajar, transparan dan tanpa diskriminasi.

Selain itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengingatkan tentang netralitas ASN dan KORPRI dalam menghadapi pemilihan presiden, DPR, DPD, DPRD dan pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung pada tahun 2024. Ia meminta KORPRI untuk tetap berada dalam posisi netral dan tegak lurus dengan negara, Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga :  Rp3,6 Miliar dari Pemko Tanjungpinang untuk Penataan Akau Potong Lembu

“Saya percaya bahwa KORPRI sebagai organisasi yang sudah berkali-kali menghadapi Pilpres dan Pilkada sudah sangat paham dan terlatih untuk tetap berada dalam posisi netral dan tegak lurus dengan Negara, Pancasila dan UUD 1945,” katanya.

Korpri yang memiliki peran penting dan strategis dalam membangun bangsa Indonesia, merupakan salah satu wadah perekat dan pemersatu bangsa. Untuk itu Gubernur Ansar mengingatkan kembali tentang netralitas dimaksud karena orientasi KORPRI tetap tidak berubah yaitu untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan NKRI. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *