banner 728x90
Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj Dewi Kumalasari berdiskusi dengan pengelola UPTD PPA Kepri Cabang Kota Batam, Rabu (4/10/2023). F- diskominfo kepri

Dewi Kumalasari Mengunjungi UPTD PPA Kepri Cabang Kota Batam, Ini Tujuannya

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Hj Dewi Kumalasari Ansar mengunjungi Rumah Singgah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Kepri Cabang Kota Batam, di Komplek Koperasi Sekawan Pemerintah Kota Batam, Rabu (4/10/2023). Tujuannya untuk mendukung dan memahami permasalahan yang dihadapi oleh perempuan dan anak di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam.

Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk mengatasi peningkatan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota tersebut. Sejak dibentuk 3 tahun lalu, Rumah Singgah UPTD PPA Provinsi Kepri Cabang Kota Batam ini telah menampung ratusan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pada tahun 2023 ini saja, rumah singgah ini telah menampung 111 korban kekerasan.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Meresmikan Jalan Sei Asam-Sebele Senilai Rp21 Miliar, Begini Sejarahnya

Berbagai jenis layanan yang diberikan oleh UPTD PPA Provinsi Kepri kepada korban kekerasan perempuan dan anak meliputi pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi, dan pendampingan korban.

“Melalui langkah-langkah ini, saya harapkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kepri dapat diminimalkan, menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi para perempuan dan anak di Kepri,” kata Dewi Kumalasari.

Dalam kunjungannya, Dewi Kumalasari Ansar juga menyuarakan pentingnya sosialisasi tentang pola asuh terhadap anak, yang melibatkan ibu-ibu dasawisma, para pengurus PKK dan para orangtua yang memiliki anak.

Baca Juga :  Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Sudah Diteken, Cek Nilai Proyek dan Tahapannya

UPTD PPA di Batam sendiri dapat memberikan pelayanan menyeluruh terhadap korban kekerasan perempuan dan anak, termasuk pendampingan korban oleh psikolog, serta memberikan tempat tinggal bagi korban yang memerlukan.

Selain itu, UPTD PPA di Batam juga berperan sebagai lokasi pendampingan korban kasus di Batam. Karenanya ia berharap kehadiran shelter di Batam dapat memberikan pelayanan yang komprehensif kepada korban kekerasan perempuan dan anak.

“Saya menegaskan betapa pentingnya sosialisasi pola asuh terhadap anak karena dapat meningkatkan kesadaran orang tua akan hak-hak anak dan berharap kehadiran shelter di Batam dapat memberikan pelayanan komprehensif kepada korban kekerasan perempuan dan anak. Selain itu, upaya optimalisasi peran UPTD PPA diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak-hak perempuan dan anak,” tegasnya.

Baca Juga :  Nurdin Basirun Bernostalgia di Stadion Sri Tri Buana, Ada Tiga Sejarah yang Dikenangnya

Kehadiran Dewi Kumalasari Ansar dalam kunjungan ini menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak-anak di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam.

Dewi Kumalasari Ansar juga mengajak para perempuan di Kepri untuk bersama-sama berjuang untuk mencegah kasus kekerasan serupa dimasa depan.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Kepala UPTD PPA Kepri Herman, Kepala dan Pendamping UPTD PPA Kepri Cabang Batam Tetmawati Lubis, para pengurus UPTD PPA Kepri dan para pengurus UPTD PPA Batam. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *