banner 728x90
Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith bersama peserta membahas tentang penyusunan RDTR Perkotaan Kijang di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (25/9/2023). F- diskominfo bintan

RDTR Perkotaan Kijang Disusun, Ada Potensi Industri Maritim

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) wilayah Perkotaan Kijang segera disusun. Hal ini tentu akan memberi dampak positif bagi arah kebijakan serta peluang investasi yang terarah. Seperti potensi industri maritim dan perikanan.

Penyusunan RDTR ini merupakan bantuan teknis dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) Tahun 2023 pada Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Wilayah I Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (Kemen ATR/BPN) RI.

Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith yang turut hadir pada Konsultasi Publik I RDTR Perkotaan Kijang ini mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kemen ATR/BPN bersama Tim Konsultan. Dikatakannya bahwa RDTR ini memang menjadi salah satu kebutuhan dasar dalam pengembangan dan kemajuan suatu daerah.

Baca Juga :  Kepojek, Aplikasi Terbaru untuk Multi Layanan Jasa

“Tentu kita harapkan bersama, RDTR ini dapat memberikan arah pembangunan spasial yang lebih baik bagi masyarakat Bintan. Serta dapat berperan sebagai Prime Mover pendorong transformasi dan akselerasi pembangunan wilayah,” kata Ahdi Muqsith saat menghadiri kegiatan di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (25/9/2023).

Wabup Bintan menjelaskan, Bintan yang sebagian wilayahnya merupakan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas sebagaimana yang tertuang dalam PP Nomor 47 Tahun 2007. Kawasan perkotaan Kijang yang masuk dalam wilayah timur Bintan sendiri, masuk dalam kawasan bebas tersebut. Dan punya potensi dalam pengembangan industri maritim dan perikanan.

Baca Juga :  Mencuri 1 Poin, Timnas Indonesia Kena Gempur Vietnam, Berikut Klasemen Piala AFF Suzuki 2020

“Untuk mendukung pengembangan tersebut perlu dilakukan penyusunan dokumen RDTR ini. Semoga bisa berjalan lancar, semua pihak yang ikut agar bisa memberikan masukan dan sinkronisasi tupoksi yang ada. Sesuai dengan OPD masing-masing. Supaya semua juga sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah) Nasional, RTRW Provinsi dan RTRW Kabupaten,” tutup Wakil Bupati Bintan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *