banner 728x90
Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri menerima curhat para ketua RW dan ketua RT se-Kelurahan Sungai Pelunggut, sekaligus meninjau aliran sungai kawasan banjir sepanjang 1,8 Km di Sagulung, Kota Batam, Minggu (2/7/2023) petang. F- nurul atia/suaraserumpun.com

Warga Curhat kepada Cen Sui Lan, Kawasan Banjir di Sagulung Batam Tak Ditangani Sejak 20 Tahun

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Minggu (2/7/2023), Cen Sui Lan ingin menyosialisasi pencairan dana bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2023 dari dana aspirasinya di Kelurahan Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Namun, warga malah curhat kepada Cen Sui Lan, soal 18 RT yang menjadi kawasan banjir di Sagulung Kota Batam tersebut, yang tidak ditangani sejak 20 tahun lalu.

Turun dari mobil, Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri) berjalan kaki di daerah pinggiran wilayah Kota Batam, saat menuju tempat sosialisasi PIP itu. Hampir 500 meter Cen Sui Lan berjalan, sebelum disambut ratusan warga di kawasan Kavling Seroja, Sagulung, Kota Batam tersebut.

Cen Sui Lan berjalan di tepi aliran sungai kecil. Sungai ini kondisinya kumuh, dangkal dan tanpa dibangun infrastruktur layaknya drainase. Wajar setiap hujan turun, air langsung meluap dan terjadi banjir. Wilayah ini satu dari sekian banyak kawasan pinggiran Kota Batam yang tak pernah diperhatikan pemerintah setempat.

Baca Juga :  Mantan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Diberhentikan Secara Tak Hormat

“Sudah 20 tahun lebih, kami menderita banjir Bu,” ujar Hotman P Hutasoit Ketua RW08 Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam kepada Cen Sui Lan.

Usai menyosialisasikan pencairan dana beasiswa PIP tahun anggaran 2023, Cen Sui Lan didampingi Hotman P Hutasoit meninjau aliran sungai sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer yang tak pernah ‘disentuh’ pembangunan dari uang pemerintah tersebut.

Di sela peninjauan tersebut, Hotman P Hutasoit mengungkapkan, banjir yang terjadi di kawasan Sungai Pelunggut pinggiran Kota Batam ini melanda ratusan rumah, di 3 RW dan 18 RT se-Kelurahan Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Meresmikan Jembatan Gantung Kerandin Penghubung Delapan Desa Senilai Rp7 Miliar

Menurut Hotman, apabila hari hujan, warga yang sedang bekerja mencari nafkah merasa was-was, sangat khawatir. Karena rumah tempat tinggal mereka dilanda banjir.

“Masalah banjir ini terjadi sejak dulu. Sudah ke mana-mana kami mengadu Bu (Cen Sui Lan). Ke Pemprov Kepri sudah. Ke Pemko Batam sudah. Pun tak ada penyelesaiannya. Cuma janji kosong aja. Tolonglah kami Bu. Bantu kami. Kepada Ibu Cen lah harapan kami,” lirihnya.

Mendengar curhat dan kegelisahan serta pengharapan dari warga 3 RW dan 18 RT tersebut, Cen Sui Lan kepada para Ketua RW dan RT tersebut serta korlap-korlap Cen Sui Lan se-Kecamatan Sagulung, meminta agar foto-foto dan video segera dikirimkan ke Irwansyah selaku koordinator Relawan Cen Sui Lan Kota Batam. Sekaligus titik-titik koordinat kawasan banjir di wilayah Sagulung, Kota Batam tersebut.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Mengawal Program Penanganan Banjir di Tanjungpinang dan Batam hingga Tuntas

“Ketika RDP (Rapat Dengar Pendapat) pekan depan dengan Pak Jarot Widyoko Dirjen SDA Kementerian PUPR, langsung saya bicarakan penyelesaian banjir ini,” ujar Cen Sui Lan kepada warga.

Untuk penanganan banjir di kawasan Kelurahan Sungai Pelunggut, Cen Sui Lan akan menggunakan diskresi dari dirinya sebagai Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kepri.

Kawasan aliran sungai sepanjang 1,8 Km yang menjadi lokasi banjir saat hujan di Kelurahan Sungai Pelunggut, Sagulung, Kota Batam. F- nurul atia/suaraserumpun.com

“Banjir di kawasan tersebut harus segera saya programkan untuk diselesaikan,” kata Cen Sui Lan penerima penghargaan sebagai Anggota DPR RI Terpopuler Golkar Media Awards 2023 ini, kepada suaraserumpun.com, Senin (3/7/2023).

“Kita inginkan kawasan banjir di 3 RW, dan 18 RT di Sungai Pelunggut ini segera diselesaikan melalui Dirjen SDA Kementerian PUPR,” sambungnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *