Beranda All News Ari Saputra, Tokoh Figuran yang Tak Harus Menunggu Kaya

Ari Saputra, Tokoh Figuran yang Tak Harus Menunggu Kaya

0
Ari Saputra berbagi nasi bungkus kepada pemulung di TPA Jalan Ganet, Tanjungpinang.

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Ari Saputra bak tokoh figuran, tak selevel dengan pejabat. Dia pun tak sebanding dengan tokoh politik yang menjadi publik figur. Tapi urusan bersedekah nasi bungkus dan aksi kemanusiaan, Ari Saputra sudah mendahului mereka.

Akhir-akhir ini, Ari Saputra harus ‘melebarkan sayap’ untuk menelusuri pinggiran Kota Tanjungpinang. Dia mencari warga yang sedang kesulitan untuk mendapatkan sesuap nasi. Maklum, beberapa tempat sudah ‘disentuh’ para tokoh publik maupun pejabat negara.

Biasanya, Ari Saputra memberikan nasi bungkus setiap hari Jumat, di beberapa lokasi. Sebut saja seperti masjid, panti asuhan di Jalan Kamboja, persimpangan lampu merah, pangkalan becak pelantar 2, TPA di sekitar pasar Tanjungpinang. Kini, nasi bungkus dari tangan Ari Saputra sudah menyasar ke juru parkir di pasar, pengemis di jalan hingga ke daerah pinggiran kota.

Ari Saputra sudah menjalankan aksi kemanusiaan berbagi nasi bungkus, lebih dari setahun. Tepatnya di awal virus corona mulai berdampak ke Indonesia, awal tahun 2020 lalu. Aksi kemanusian Ari Saputra semakin gencar, tatkala masyarakat Tanjungpinang dan Bintan, banyak yang kehilangan pekerjaan.

Bukan hanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi. Usaha masyarakat pun mandek, peluang mendapatkan kerja semakin sulit. Dengan kondisi seperti ini semakin menguatkan niat Ari, untuk mewujudkan gerakan kebaikan bagi kelompok terdampak, di sekitar tempat tinggalnya. Tak jarang, Ari Saputra pun melakukan aksi kemanusiaan membagikan nasi bungkus secara gratis, selain hari Jumat.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Minta Bantu ke Kemenhub untuk Mengoptimalisasi dan Revitalisasi Pelabuhan di Kepri

Sebenarnya, Ari Saputra bukanlah orang yang kaya, seperti para konglomerat. Atau tauke-tauke yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. Ari pun bukan seorang politikus, apalagi pejabat negara.

Ari Saputra hanya pedagang biasa, dan umurnya masih tergolong muda. Ari dilahirkan di Tanjungpinang, 4 Desember 1987. Kini, ayah dari tiga orang anak ini tinggal di jalan MT Haryono Batu Tiga, Kampung Terendam. Tahun 2006, Ari lulusan SMA ini pernah menjadi seorang anggota polisi. Namun, kini lebih memilih menjadi pedagang warung nasi ‘masakan padang’.

Rumah makan tempat usaha Ari Saputra.

Ari, mengelola Rumah Makan Queen Minang di Jalan Wiratno, tepanya di pintu keluar SPBU Batu Hitam. Ia juga mengelola Rumah Makan Ratu Minang di daerah Sukaberenang, tepatnya di samping Kantor Pegadaian. Dia menjalankan usaha sebagai pemasok buah-buahan untuk beberapa lapak di Tanjungpinang.

Ari mengawali usaha kecil-kecilan. Meski mendapatkan untung kecil, Ari nyaris tak pernah melupakan bersekedah. Karena Ari yakin, bersedekah itu pula yang akan memajukan usahanya. Kebiasaan ini pula yang menjadikan Ari rutin melakukan aksi kemanusiaan berbagi nasi bungkus, kepada masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Presiden RI Jokowi Minta Perubahan Program Studi Kurikulum

Awalnya, Ari membagikan nasi bungkus ke masjid-masjid yang ada di Kota Tanjungpinang. Saat ini, Ari yang tergabung di DPP Gerakan Anak Melayu (Geram) Kepri Bersatu ini, semakin melebarkan sayap. Ari pun membagikan nasi bungkus ke panti asuhan, di persimpangan lampu merah (traffic light), pangkalan becak di Pelantar 2, juru parkir di pasar, para pemulung di TPA Ganet, hingga ke pengemis jalanan.

Rata-rata, Ari membagikan 40 nasi bungkus dan seratusan kue, beserta air mineral, untuk setiap kali melakukan aksi kemanusiaan itu. Jumlah itu tak sebanding dengan apa yang diberikan pejabat maupun para politikus. Kini, Ari hanya tokoh figuran, dibandingkan dengan mereka-mereka yang sudah menjadi publik figur.

Meski demikian, Ari menilai secara positif, apa yang sudah dilakukan para politikus, pemerintah maupun instansi vertikal terhadap masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Justru, Ari mengajak para pemuda dan pengusaha lain, untuk saling mengulurkan tangan buat masyarakat yang kesulitan. Hal ini sejalan dengan misi gubernur hingga bupati dan wali kota di Provinsi Kepri. Yaitu memulihkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Membuka STQ Tanjungpinang, Penilaian Menggunakan SIP-MTQ

“Bersedekah itu tak harus menunggu kaya. Kita bersedekah, jangan khawatir akan menjadi miskin. Sedekah itu justru akan membuka pintu rezeki dan terijabahnya doa kita,” tutur Ari Saputra, yang dipercaya sebagai Ketua bidang OKK DPP Geram Kepri Bersatu Provinsi Kepulauan Riau ini, saat berbincang ringan dengan suaraserumpun.com, Rabu (24/3/2021).

Dicontoh Kaum Milenial

Aksi kemanusiaan berbagi nasi bungkus yang dilakukan Ari Saputra, ternyata mendapat empati dari kaum milenial. Karena, aksi kemanusiaan yang dijalankan Ari sudah berjalan cukup lama. Meski kegiatan Ari baru diketahui oleh teman-temannya, awal tahun 2020 lalu. Wajar aksi Ari ini mengundang pujian bagi warganet, setelah di-publish oleh teman-temannya.

Ari Saputra berbagi ke juru parkir di Pasar Tanjungpinang.

“Kami berharap agar generasi milenial juga memiliki kepedulian sesama. Terutama untuk masyarakat yang benar-benar mengharapkan uluran tangan, untuk menjalani kelangsungan hidup. Seperti yang sudah dilakukan Ari Saputra,” kata Aryandi SE, Ketua Umum DPP Geram Kepri Bersatu, yang selalu ikut membagikan nasi bungkus gratis bersama Ari Saputra.

Aryandi pun berharap kepada kaum milenial di Kepri, bisa mengikuti jejak apa yang sudah dilakukan Ari Saputra. Meski hanya tokoh figuran, tapi urusan aksi kemanusiaan tak harus menunggu kaya. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here