banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani prasasti peresmian perubahan nama Institut Agama Islam Miftahul Ulum, Rabu (24/4/2024) disaksikan Mardhiah Rektor IAI-MU Tanjungpinang. F- diskominfo kepri

STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang Resmi Menjadi IAI-MU, Ansar: Jadikan Pemantik Semangat

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang resmi menjadi institut. Kini namanya sudah menjadi Institut Agama Islam Miftahul Ulum atau IAI-MU Tanjungpinang.

Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad meresmikan perubahan nama Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Tanjungpinang, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (24/4/2024).

IAI MU resmi beralih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Tanjungpinang setelah melalui proses asesmen oleh Kementerian Agama, pada 21 Desember 2023 lalu. Dan beralih status dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 92 tahun 2024 tertanggal 15 Januari 2024.

Baca Juga :  Nama Cen Sui Lan Terpatri di Prasasti Program KOTAKU RTP Flamboyan Community Center Pelunggut

Dengan resminya alih status STAI MU menjadi IAI-MU Tanjungpinang, Gubernur Kepri berpesan, untuk menjadikan perubahan ini sebagai pemantik semangat untuk meningkatkan kualitas institusi pendidikan ini.

“Kita juga harus memastikan lulusan IAI-MU harus dapat memberikan kontribusi ilmunya kepada masyarakat secara implementatif,” pesannya.

Apalagi, IAI-MU Tanjungpinang merupakan salah satu pionir perguruan tinggi di Kepri, yang berdiri sejak 9 Agustus 1989 dimulai dari pembentukan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT), yang kemudian beralih status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) pada 6 Oktober 2010, lalu saat ini beralih status menjadi institut pada saat ini.

Baca Juga :  Pilkada di Depan Mata, Ansar: Masyarakat Kepri Sedang Susah, Belum Pas Kita Bicara Politik

“Dengan rencana ke depan menuju alih fungsi menjadi universitas, Pemprov Kepri berkomitmen akan mendukung dan membantu persiapan, dan apa-apa saja yang diperlukan,” tegasnya.

Ini sesuai dengan komitmen Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang giat dalam mengembangkan kualitas pendidikan. Melalui salah satu Misi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau saat ini yaitu “Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang berkualitas, sehat dan berdaya saing dengan berbasiskan iman dan taqwa”.

Hal tersebut menampilkan bukti keseriusan Pemprov Kepri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Terutama pada bidang pendidikan. Kepedulian tersebut dibuktikan di antaranya dengan mengalokasikan Anggaran Pendidikan sebesar 21 persen dan melampaui mandat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebesar 20 persen dari total APBD.

Baca Juga :  Pengabdian Tim Kukerta Unri buat Wak Lebon, Promosikan Produk dari Limbah Kayu ke Dunia Digital

“Serta bantuan beasiswa mahasiswa dan mahasiswi tahun anggaran 2023 yang dilanjutkan pada tahun 2024 ini,” jelas Ansar Ahmad Gubernur Kepri.

Turut hadir dalam acara tersebut Rektor IAI-MU Tanjungpinang Mardhiah beserta jajarannya, Wakil Ketua Yayasan Miftahul Ulum M Iqbal, Tim Percepatan Pembangunan, para staf ahli, asisten dan kepala OPD Pemprov Kepri, pimpinan instansi vertikal, serta mahasiswa dan mahasiswi IAI-MU Tanjungpinang. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *