banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebagai saksi peresmian Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Kabil turut menandatangani prasasti, Sabtu (20/4/2024). F- diskominfo kepri

Peresmian Gereja St Fransiskus Asisi, Gubernur Kepri Bantu Mesin Genset

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri peresmian Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Kabil, di Kabil, Kota Batam, Sabtu (20/4/2024). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepri membantu mesin genset untuk gereja tersebut.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri terus memberikan perhatian pada penguatan keagamaan sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara melalui program lintas agama. Hal ini menurutnya, agar moderasi dan toleransi beragama di Kepri yang masyarakatnya sangat heterogen tetap terjaga dan terawat. Karena, di Kepri tidak ada masyarakat kelas 1 atau kelas 2.

“Semua adalah masyarakat Kepri yang setara secara hak dan kewajiban dan berpayung Budaya Melayu, sehingga tidak pernah ada terjadi konflik Horizontal di Provinsi Kepri dan itu adalah modal utama kita dalam membangun Provinsi Kepri yang lebih maju dari waktu ke waktu,” ucap Gubernur Kepri.

Baca Juga :  Empat Laka Lantas Selama Arus Mudik, Begini Pesan Bupati Bintan Saat Arus Balik

Di antara cara penguatan tersebut, sambung Gubernur Kepri, yaitu melakukan penguatan dan kolaborasi terhadap forum komunikasi umat beragama, dan juga pemberian bantuan hibah untuk semua rumah ibadah termasuk di dalamnya gereja.

“Sehingga menjadikan Kepri menjadi Provinsi nomor 2 sebagai Provinsi dengan toleransi tertinggi di Indonesia dari 38 Provinsi, dan merupakan yang tertinggi di Sumatera,” kata Ansar Ahmad.

Masih menurut Gubernur Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri juga terus memberikan bantuan dana insentif untuk tim pembinaan dan pengawasan keagamaan. Baik kepada guru agama non formal, penyuluh non ASN hingga pemuka agama.

“Selain itu, sebagai salah satu daerah yang akan menjadi gerbong lokomotif ekonomi pembangunan nasional, persatuan umat dan masyarakat di Kepri ini menjadi salah satu kunci sehingga pada tahun 2022 kita berhasil menjadikan Kepri menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen yang merupakan tertinggi di Sumatera dan Nomor enam di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  KPU Bintan dan Peserta Pemilu Sepakat Penertiban APK Tanggal 10 Februari 2024

Selain pembangunan ekonomi, tambah Ansar Ahmad, Kepri juga berhasil menempati urutan ketiga nasional dalam indeks pembangunan manusia yang mana hal itu dipengaruhi oleh pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

“Akhirnya, saya mengucapkan selamat kepada umat paroki atas Peresmian Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi. Semoga dengan adanya Gereja ini sebagai pemantik semangat kebersamaan kepada kita semua, serta makin meningkatkan nilai-nilai persaudaraan dan keharmonisan bagi kita semua umat beragama sehingga menjadikan Kepulauan Riau yang lebih maju lagi,” tutup Ansar Ahmad Gubernur Kepri.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyaksikan penandatanganan prasasti peresmian Gereja Katolik St Fransiskus Asisi serta memberikan bantuan berupa mesin genset.

Baca Juga :  2022, Usulan Pagu Anggaran BP Batam Rp2,227 Triliun Disetujui

Pemberkatan peresmian Gereja Katolik St Fransiskus Asisi dipimpin langsung oleh Monsinyur Adrianus Sunarko sebagai Uskup Keuskupan Pangkalpinang dan dimeriahkan juga dengan tarian dan nyanyian serta penampilan tarian persembahan.

Hadir pada kesempatan peresmian tersebut Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad, Uskup Keuskupan Pangkalpinang Mgr Adrianus Sunarko, OFM, Pastor Paroki St Fransiskus Asisi RD Wilfridus Patrisius Nong Yodi, Pembina Yayasan Citramas Kabil Bapak Kris Taenar Wiluan, Anggota DPRD KEPRI Asmin Patros, Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri, Kadisnaker Provinsi Kepri Mangara Simarmata dan para Romo, Suster, Umat Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Kabil serta tamu undangan dari Singapura dan Jakarta. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *