banner 728x90
Para remaja Bintan melakukan aksi balap liar dan langsung bubar saat Polres Bintan melakukan patroli, Jumat (15/3/2024) malam. F- humas polres bintan

Polisi Membubarkan Balap Liar, Puluhan Remaja Bintan Nyaris Bentrok Perang Sarung

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Polres Bintan dan Polsek jajarannya melaksanakan patroli Kamtibmas dan Operasi Keselamatan Seligi, Jumat (15/3/2024) malam. Polisi membubarkan aksi balap liar. Di wilayah lain, puluhan remaja Bintan Timur nyaris bentrok perang sarung.

Mewakili Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM, Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson menjelaskan, pada awal Bulan Suci Ramadan 1445 hijriah, bertepatan dengan masa Operasi Keselamatan Seligi. Para pelaksana operasi bekerja dengan optimal untuk menciptakan Kamseltibcar lantas, untuk mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan lalu lintas. Selain itu, Polres Bintan juga terus menciptakan Kamtibmas yang kondusif.

Satu di antara tugas yang dilaksanakan dan menjadi perhatian bagi Polres Bintan pada malam Ramadan, yaitu melakukan patroli untuk mencegah terjadinya tindakan yang mengganggu Kamtibmas.

Baca Juga :  Ansar Ahmad: Rp7 Miliar untuk Peningkatan Tiga Jalan di Kota Batam

Berdasarkan informasi masyarakat, Jumat (15/3/2024) sekira pukul 23.10 WIB, terdapat sekelompok remaja yang sedang berkumpul dengan membawa kain sarung di Simpang 4 jalan Lintas Timur menuju Jalan Musi. Tepatnya di depan gang menuju Pura, RT 002 RW 009 Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur. Menurut keterangan warga, sekelompok remaja tersebut berkumpul dengan jumlah kurang lebih 50 orang, akan melakukan aksi perang sarung.

“Tim Satreskrim Polsek Bintan Timur dan Bhabinkamtibmas Sungai Lekop, langsung menuju lokasi. Setibanya di lokasi, puluhan remaja Bintan itu membubarkan diri. Mereka nyaris bentrok perang sarung,” kata Iptu Missyamsu Alson Kasih Humas Polres Bintan selaku Kasatgas Banops, Sabtu (16/3/2024).

Baca Juga :  Pekan Depan, Kunang-kunang Resort Efektif Melayani Isolasi Terpadu di Bintan

“Untuk mencegah terjadinya perang sarung tersebut, kami intensifkan patroli ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan sebagai tempat bentrok para remaja Bintan ini,” sambungnya.

Seluruh lokasi yang rawan digunakan untuk perang sarung di kalangan remaja, dilakukan patroli. Seperti di wilayah Bintan Timur sekitar Jalan Musi, Korindo dan sekitarnya. Sedangkan di wilayah Gunung Kijang, potensi lokasi perang sarung itu di daerah Toapaya dan sekitarnya. Sedangkan wilayah Polsek Bintan Utara dan Polsek Teluk Bintan yang mengamankan sepanjang jalan Lintas Barat Tanjung Uban-Tanjungpinang.

Kasi Humas Polres Bintan mengimbau kepada para remaja agar tidak melakukan perang sarung. Karena sangat meresahkan masyarakat, dan sudah banyak korban akibat perang sarung tersebut.

Baca Juga :  Foto Lengkap Kirab Api Obor Porprov 2022 Kepri, Maskot Dudu Jadi Idola

“Peran orang tua kunci utama untuk pencegahan terjadinya perang sarung. Masyarakat juga menjadi kunci pencegahannya,” ujar Iptu Alson.

Jika menemukan indikasi akan terjadinya perang sarung segera melapor kepada Polres Bintan dengan menghubungi nomor telepon call center 10 Polres Bintan, Bhabinkamtibmas. Atau melapor ke kantor polisi terdekat.

Selain mencegah aksi bentrok perang sarung, Polres Bintan juga membubarkan aksi balap liar di kawasan Jalan Lintas Barat lanjutan Km 16 Toapaya Selatan arah Kijang.

“Saat patroli ke lokasi, para remaja yang melakukan aksi balap liar langsung bubar dan kabur. Aksi balap liar ini sangat berbahaya. Sayangi nyawa, ingat keluarga,” pesan Iptu Alson kepada para remaja Bintan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *