banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan jemaah m ndengarkan tausiyah yang disampaikan Wapres RI Ma'ruf Amin saat safari Ramadan di Masjid Al Uswah Km 10 Tanjungpinang, Kamis (14/3/2024). F- diskominfo kepri

Safari Ramadan di Tanjungpinang, Wapres RI Ma’ruf Amin Menyampaikan tentang Syariat hingga Nafsu

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin didampingi Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad melaksanakan safari Ramadan di Masjid Besar Al Uswah, Jalan DI Panjaitan Km 10, Tanjungpinang, Kamis (14/3/2024) malam. Dalam tausiyahnya, Wapres RI Ma’ruf Amin menyampaikan tentang hikmah, maslahat dan manfaat syariat hingga nafsu pada diri manusia.

Wapres RI Ma’ruf Amin bersama istrinya Hj Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin menjalankan ibadah salat isya dan tarawih berjemaah. Pembina Darul Quran Bintan ustaz Muhammad Salim bertindak selaku imam. Selaku Bilal ustaz Abdurrahman Alhafiz. Wapres Ma’ruf Amin memberikan tausiyah Ramadan mengenai hikmah, maslahat, dan manfaat syariat. Wapres RI Ma’ruf Amin bersyukur bisa beribadah berjemaah bersama di Masjid Besar Al Uswah sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya ke Kepri.

“Alhamdulillah, bersyukur saat ini berada di Kepri dalam rangka menghadiri acara Kepulauan Riau Ramadan Fair 2024, dan malam ini bisa ikut salat tarawih bersama Bapak Ibu sekalian,” ucapnya.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Dapat Kejutan dari Pemerintah Denmark

Saat menyampaikan tausiyah, Wapres RI Ma’ruf Amin mengatakan, di dalam setiap syariat, selalu ada hikmah, maslahat, dan manfaat di dalamnya. Ia menekankan tidak ada ajaran-ajaran yang tidak memiliki dampak dan nilai.

“Syariat itu bangunannya, asasnya, dibangun di atas hikmah, bermakna dan kemaslahatan hamba itu sendiri. Puasa yang kita jalankan punya hikmah, maslahat, dan manfaat baik untuk diri kita sendiri maupun untuk keberadaan kita dalam kehidupan sosial,” kata KH Ma’ruf Amin,

Salah satu yang diajarkan dalam ibadah puasa yaitu supaya umat muslim mampu mengendalikan nafsu.

“Karena Sabda Rasulullah, musuhmu yang paling besar adalah nafsu yang ada di dalam dirimu. Semua orang diberikan nafsu oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Ma’ruf Amin menambahkan, kecenderungan nafsu itu pertama, selalu membawa keburukan. Yang kedua, nafsu itu selalu ingin terus menerus dan tidak mau berhenti.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Bahas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah dengan Dirut PLN Bright Batam

“Untuk itu tinggal kemampuan kita mengendalikan nafsu. Supaya kita itu dekat kepada Allah SWT, memperoleh inayah, pertolongan, dan dijaga oleh Allah SWT,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, Pemprov Kepri terus mendorong masyarakat untuk terus melakukan ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kami juga terus mendorong peningkatan rumah ibadah di Kepri yang setiap tahunnya diberikan sentuhan bantuan pemerintah daerah. Tahun 2023 lalu, sebanyak Rp94 miliar dana bantuan Pemrov untuk rumah ibadah secara keseluruhan. Tahun 2024 ini, Rp112,5 miliar akan kita kucurkan kembali,” kata Gubernur Ansar.

Selanjutnya, Pemprov Kepri juga telah menempatkan 50 orang dai di pulau-pulau terpencil. Guna membangun semangat moderasi, memperkokoh akidah, membangun optimisme masyarakat dan menjauhkan masyarakat dari penyakit psikologis.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Menkes Budi Mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022 di Kepri

Hasilnya, tahun 2022, Provinsi Kepri menempati urutan pertama provinsi terbaik dalam moderasi dan toleransi beragama. Tahun 2023, Kepri berada di peringkat kedua.

“Mudah-mudahan dengan dukungan Bapak Wapres sebagai tokoh sentral pengembangan ekonomi syariah RI, kita dapat membangun wilayah perbatasan sebagai permata biru di gerbang utara Indonesia,” sebut Ansar Ahmaad.

Masjid Besar Al Uswah didirikan pada 2013. Masjid seluas 2.123 meter persegi ini memiliki daya tampung 1.800 jemaah. Bangunannya terbagi menjadi beberapa ruang. Yaitu ruang salat utama, balkon, dan sayap yang dapat memuat sekitar 1.000 jemaah. Sedangkan ruang mezanine lantai dua dapat memuat sekitar 800 jemaah.

Turut hadir Kasdam 1 Bukit Barisan, Ketua TP-PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar, Forkopimda Kepri, Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan SSos, DKM dan pengurus Masjid Besar Al-Uswah Tanjungpinang. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *