banner 728x90
Daftar harga bahan pokok di wilayah Kota Tanjungpinang hingga Februari 2024. F- diskominfo tanjungpinang

Harga Beras Naik, Disdagin Tanjungpinang Menjamin Ketersediaan Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang Hj Riany mengatakan, kenaikan harga beras premium untuk beberapa merek di Kota Tanjungpinang, disebabkan karena kenaikan harga beras di daerah penghasil. Namun, Disdagin Tanjungpinang menjamin ketersediaan bahan pokok menjelang puasa Ramadan ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan kekurangan panen. Beberapa merek beras premium yang mengalami kenaikan tersebut antara lain, Gajah Merah naik sekitar 2,36 persen, dan beras merek Padang Raya naik sekitar 2,96 persen. Sementara beberapa merek beras premium lainnya seperti Merak, dan merek Kalajengking tidak mengalami kenaikan.

Baca Juga :  HUT Ke-23 Karimun, Gubernur Kepri: Negeri Berazam Pendorong Ekonomi di Kepri

“Tidak semua merek beras premium mengalami kenaikan. Dan beras bulog kualitas medium masih dijual dengan harga Rp 11.500 per kilogram. Berdasarkan pantauan di lapangan, persediaan beras masih stabil dan mencukupi untuk menghadapi bulan puasa tahun ini,” jelas Riany, Senin (26/2/2024).

Riany minta masyarakat tidak perlu melakukan panic buying, karena kenaikan harga beras premium tidak disebabkan oleh keterbatasan persediaan. Namun lebih kepada faktor cuaca yang menyebabkan panen tidak optimal, dan kondisi ini terjadi hampir di seluruh daerah.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Membawa Ustadz Syamsuddin Nur Makka ke Tablig Akbar di Uniba

Berdasarkan pantauan lapangan, lanjut Riany, komoditi gula pasir tidak mengalami kenaikan dan masih stabil pada harga Rp 15.000 sampai dengan Rp 16.000 per kilogram. Komoditi lainnya seperti bawang merah Jawa, bawang merah India, dan bawang merah Birma berdasarkan pantauan harga minggu lalu justru mengalami penurunan antara 3,57 persen sampai dengan 4,90 persen.

“Berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat Tanjungpinang, pasokan kebutuhan pokok masih terjamin. Bahkan kami hitung masih mencukupi untuk menghadapi kebutuhan selama bulan puasa, yang biasanya justru meningkat,” tutur Riany. (yen)

Baca Juga :  Pendopo Pacitan Kota Tanjungpinang Diresmikan, Begini Pesan Adi Prihantara

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *