banner 728x90
Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri menuruni tangga kayu saat ingin naik ke speed boat dari pelantar roboh di Sei Asam, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, pekan lalu. F- yen/suaraserumpun.com

Cen Sui Lan Langsung Mengalokasikan Dana Aspirasi Saat Jumpa Pelantar Roboh di Sei Asam Karimun

Komentar
X
Bagikan

Karimun, suaraserumpun.com – Peduli, merakyat dan berpengalaman. Begitu lah yang tertanam pada sosok Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri). Sifat itu terlihat ketika Cen Sui Lan langsung mengalokasikan dana aspirasinya, saat jumpa pelantar roboh di Sei Asam ketika kunjungan kerja reses ke Kabupaten Karimun, pekan kemarin.

Awalnya ceritanya, ketika itu Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri baru saja melaksanakan reses di Sei Asam, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun. Usai menampung aspirasi, Cen Sui Lan pun ingin kembali ke Tanjung Balai Karimun. Untuk menjangkau pulau lain, Cen Sui Lan harus naik speed boat. Hal ini sudah rutin dilakukan untuk wilayah kepulauan.

Untuk naik ke speed boat, Cen Sui Lan dan rombongan mesti melintasi atau melalui pelabuhan rakyat atau pelantar. Kemudian, Cen Sui Lan harus menuruni tangga yang sangat terjal untuk naik ke speed boat di pelabuhan rakyat Desa Sei Asam, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun. Dari Sei Asam ini dia ingin ke Tanjung Balai Karimun, setelah meresmikan kegiatan penanganan jalan Sei Asam menuju Desa Sebele.

Baca Juga :  KPID Riau Imbau Pengusaha Tv Kabel Taat Aturan

Cen Sui Lan saat berada di pelabuhan rakyat Sei Asam yang sudah roboh, sempat menunggu kedatangan speed boat untuk menuju ke Tanjung Balai Karimun. Dengan yang waktu yang singkat, Cen Sui Lan meninjau kondisi pelantar tersebut bersama Marsudi Kades Sei Asam. Serta Nazaruddin Kades Tebias dan Abdul Rahman Kades Penarah, dan para ketua RT dan RW Sei Asam.

“Prihatin kita melihatkan pelantar yang roboh ini,” ucap Cen Sui Lan saat itu.

Tak lama berselang, speed boat pun tiba. Saat menuruni tangga pelantar untuk naik ke speed boat, Cen Sui Lan memerlukan kerja ekstra bantuan dan penuh kehati-hatian. Agar bisa masuk ke speed boat dengan selamat. Jika terpeleset, risikonya nyemplung ke dalam laut.

Baca Juga :  Gubernur Kepri: Menaker RI Bantu Kelengkapan Peralatan Welder untuk BLK Karimun

Beruntung, Cen Sui Lan bisa naik ke speed boat tanpa harus nyemplung ke laut, ketika itu. Namun, Cen Sui Lan sempat geleng-geleng kepala setelah melewati rintangan untuk naik ke speed boat di pelantar yang sudah dimakan usia tersebut.

Cen Sui Lan secara spontan langsung menyatakan, pelantar di Sei Asam itu segera direhab. Untuk pembangunan pelabuhan rakyat Desa Sei Asam, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun dibangun pada tahun anggaran 2024 ini, dengan menggunakan dana aspirasinya. Pembangunan pelantar Sei Asam tersebut dilaksanakan melalui program Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).

“Saya alokasikan dana aspirasi saya sebesar Rp500 juta tahun 2024 ini juga, untuk merevitalisasi pelantar Sei Asam yang kondisinya sangat memprihatinkan itu,” tegas Cen Sui Lan kepada suaraserumpun.com, Kamis (11/1/2024).

“Itu satu kegiatan dari beberapa aspirasi saat kunker reses ke Kabupaten Karimun pekan kemarin, yang kita realisasikan pada tahun anggaran 2024 ini,” sambung Caleg DPR RI nomor urut 2 dari Partai Golkar Dapil Kepri pada Pemilu 2024 tersebut.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Kepri Tanam Pohon dan Olahraga Bersama di Makogabwilhan I

Cen Sui Lan memutuskan kebijakan untuk mengalokasi dana aspirasinya untuk pembangunan pelabuhan rakyat Desa Sei Asam, karena sangat dibutuhkan masyarakat banyak. Selain itu, kondisi realnya sangat tidak memadai dan perlu penanganan segera.

Cen Sui Lan tersenyum bercampur cemas saat ingin menggunakan pelabuhan rakyat (pelantar) roboh di Sei Asam Karimun usai meninjau pelabuhan rakyat tersebut bersama para Kades. F- yen/suaraserumpun.com

“Ini menjadi prioritas, dan saya langsung merasakan betapa sulitnya saat menggunakan pelantar Sei Asam itu. Begitu lah sulitnya warga masyarakat pulau-pulau ketika melakukan perjalanan di laut. Pokoknya, kegiatan pembangunan pelantar ini kita alokasikan pada tahun anggaran 2024 ini,” ujar Cen sui Lan.

“Karena kewenangannya melekat pada saya sebagai Anggota Komisi V DPR RI,” tambah Ketua Dewan Pembina Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepri tersebut. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *