banner 728x90
Ketua TP-PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari menggunting pita pada peresmian ponton HDPE pelabuhan Pantai Indah Kijang, Bintan Timur, Jumat (29/12/2023). Disaksikan Gubernur Kepri dan Bupati Bintan, Ketua PKK Bintan dan Kepala Dinas Perhubungan. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Meresmikan Proyek Ponton HDPE Senilai Rp2,3 Miliar di Pelabuhan Pantai Indah Kijang

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Ansar Ahmad Gubernur Kepri meresmikan proyek pembangunan ponton high density polyethylene (HDPE) senilai Rp2,3 miliar di pelabuhan Pantai Indah Kijang, Bintan Timur, Jumat (29/12/2023) pagi. Peresmian ponton HDPE ini disaksikan Bupati Bintan Roby Kurniawan dan sejumlah pejabat Pemprov Kepri serta Anggota DPRD Kepri.

Peresmian ponton HDPE Pelabuhan Pantai Indah Kijang ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari, bersama Ketua TP-PKK Bintan Hafizha Rahmadhani. Kegiatan tersebut disaksikan Gubernur Kepri, Bupati Bintan, Kadishub Kepri Junaidi dan Kadishub Bintan M Insan Amin.

Dalam kegiatan peresmian ponton HDPE tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan secara simbolis life jacket kepada perwakilan ojek pompong. Serta hibah barang berupa 10 tenda dan 500 kursi dari APBD-P tahun 2023 aspirasi dari Anggota DPRD Kepri, Harlianto.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Menerima Penghargaan BI Awards 2022, Implementasi QRIS di Kepri Terbaik Se-Sumatera

Dermaga apung atau ponton dari bahan high density polyethylene (HDPE) di Pelabuhan Pantai Indah, Kijang, Bintan Timur ini merupakan satu dari 9 dermaga apung HDPE yang dianggarkan pada tahun 2023 ini, oleh Pemprov Kepri melalui Dinas Perhubungan.

Anggaran pembangunan ponton HDPE di Pelabuhan Pantai Indah Kijang tersebut senilai Rp2,3 miliar. Spesifikasinya berupa bahan (alat) apung HDPE, struktur HDPE, rangka marine alumunium dan lantai WPC dengan sistem knockdown. Ukuran ponton HDPE seluas 3,8 meter x 9 meter, gangway seluas 1,8 m x 10 m, dan trestel tetap 3 m x 6 m. Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana CV AQJ Gemilang dengan CV Zig Zag Konsultan, sebagai konsultan pengawas.

Selain di pelabuhan Pantai Indah Kijang, 8 ponton HDPE lain yang digesa pembangunannya oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad antara lain Pelabuhan Kampung Asam di Karimun, Pelabuhan Tanjung Persenangan Nyit-Nyit Pulau Tiga dan Pelabuhan Sedanau di Natuna. Pelabuhan Penyengat di Tanjungpinang, Pelabuhan Tanjung Buton di Lingga, Pelabuhan Tarempa di Kepulauan Anambas, serta Pelabuhan Bulang Linggi Tanjung Uban dan Pelabuhan Tambelan di Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Polda Kepri Menangkap Sindikat Curanmor di Batam, Ada Tujuh Motor Diamankan

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, pembangunan dermaga apung HDPE ini merupakan kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat Bintan Timur, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir.

“Wilayah Barek Motor ini merupakan salah satu pintu masuk masyarakat yang datang ke wilayah Bintan Timur dari wilayah pesisir. Ini akan meningkatkan nilai tambah perpindahan orang dan barang yang muaranya pada peningkatan perputaran ekonomi,” ujar Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad berharap, dengan adanya dermaga apung HDPE yang baru ini, masyarakat Kecamatan Bintan Timur dapat menjaga dan memanfaatkan dengan baik fasilitas yang dibangun dengan dana masyarakat ini.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Jadi Dosen Sehari di Unrika Batam

“Selamat untuk masyarakat Kecamatan Bintan Timur, sudah ada dermaga HDPE yang baru, jaga dan manfaatkan dengan baik supaya dana masyarakat yang kita gunakan untuk ini akan menambah nilainya,” ucap Ansar Ahmad.

Dermaga apung atau ponton dari bahan HDPE Pelabuhan Pantai Indah Kijang, Bintan Timur. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri menyebutkan, pada tahun 2024, anggaran untuk Kabupaten Bintan dari APBD Pemprov Kepri lebih kurang Rp70 miliar. Tidak hanya untuk Bintan, tetapi juga dibagi secara seimbang untuk seluruh kabupaten kota se-Kepri.

“Perlu mendeskripsikan APBD supaya GINI Ratio terkontrol. Jadi ketimpangan, ada daerah yang terang benderang namun ada juga daerah yang gelap gulita dapat diminimalisir,” ujar Gubernur Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *