banner 728x90
Sekda Bintan Ronny Kartika memimpin rapat persiapan pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023, Selasa (17/10/2023). Dihadiri Kadispora Hasfi Handra dan sejumlah pimpinan OPD. F- diskominfo bintan

Pemkab Bintan Melaksanakan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda di Relief Antam Kijang

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Pemerintah Kabupaten Bintan akan melaksanakan upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 di lapangan relief Antam Kijang, tanggal 28 Oktober nanti. Penetapan tempat pelaksanaan upara peringatan Sumpah Pemuda tersebut diputuskan pada rapat persiapan di Kantor Camat Gunung Kijang, Selasa (17/10/2023).

Ketua Pelaksana Kegiatan Hasfi Handra yang juga Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bintan menyampaikan sejumlah rangkaian kegiatan sempena Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 95. Diantaranya penyelenggaraan upacara yang akan dipusatkan di Lapangan Relief Antam Kijang , Kecamatan Bintan Timur.

Baca Juga :  Giliran Pedagang Gerobak yang Dibantu Sembako oleh TNI-Polri

Upacara yang digelar rencananya akan menggunakan atribut pakaian adat dengan para peserta upacara yaitu dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Bintan, PGRI Bintan, Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bintan, dan pelajar sekolah.

Adapun pelaksanaan kegiatan upacara sumpah pemuda ke-95 Tahun tingkat Kabupaten Bintan akan diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 2023, pukul 08.00 WIB, kemudian juga akan dilanjutkan dengan kegiatan Expo Pemuda guna mempromosikan bakat dan prestasi para generasi pemuda.

Sekda Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengatakan, undangan kegiatan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan kegiatan Expo Pemuda tersebut melibatkan banyak pihak maka harus dikoordinasikan secara baik.

Baca Juga :  Foto: DPAD Bintan Melatih Cara Membuat Garnish bagi Kaum Ibu, Wujud Literasi Membawa Kesejahteraan Sosial

Selain itu, ia juga menuturkan untuk kegiatan Expo Pemuda yang memang memiliki tujuan guna mempromosikan generasi pemuda , maka harus dilakukan secara optimal. Selain itu untuk peserta stand-stand Expo Pemuda juga harus dikomunikasikan secara intens dengan tujuan agar stand tersebut benar-benar terisi oleh para peserta.

“Jadi peserta upacara akan mengenakan pakaian adat yang berbeda-beda. Ini dimaksudkan sebagai simbol kekuatan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman adat istiadat, suku bangsa dan juga bahasa,” tutupnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *