banner 728x90
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dan Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith serta Forkopimda mengecek kesiapan personel pada apel gelar Operasi Mantap Brata Seligi 2023-2024, Selasa (17/10/2023). F- humas polres bintan

222 Hari Operasi Mantap Brata Seligi, Kapolres Bintan: Ada Tujuh Penekanan Kapolri

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Personel Polres Bintan akan menjalani Operasi Mantap Brata Seligi selama 222 hari, untuk pengamanan Pemilu serentak 2024. Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo menyebutkan, ada tujuh penekanan Kapolri selama masa operasi Mantap Brata Seligi, dari kurun waktu 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024, tidak termasuk masa tenang dan tiga bulan masa jeda.

Hal itu disampaikan Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM di sela apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Seligi pengamanan Pemilu 2024, di lapangan Bhayangkara Polres Bintan, Selasa (17/10/2023) pagi tadi. Apel gelar pasukan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith SIP, Dansatrad 213 Tanjungpinang Letkol Lek Emmaloka Dwi Abdi Pratono, Kafasharan Mentigi Kolonel Laut (T) Basuki Tri Usodo, Danlanal Bintan.

Turut hadir mewakili Dandim 0315 Tanjungpinang, Mayor Arh Abdul Salim, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang diwakili Handono SH, Ketua Bawaslu Bintan, Ketua KPU Bintan, Kajari Bintan diwakili Andi Akbar SH, Kadishub Bintan, Kasat Pol PP Bintan, Wadanyon B Sat Brimob Polda Kepri, Ketua NU Bintan, camat se-Kabupaten Bintan.

Selain itu, hadir Wakapolres Bintan Kompol M Tahang SAg dan Pejabat Utama Polres Bintan. Serta personel yang terlibat Operasi Mantap Brata Seligi 2023-2024.

Baca Juga :  Hari Pahlawan 2021, Ansar Ahmad Menekankan Semangat Pantang Menyerah

Dalam amanatnya, Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo MSi. Kapolres Bintan menyampaikan, apel gelar pasukan operasi Mantap Brata 2023-2024 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana dan prasarana operasi Mantap Brata 2023-2024. Sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar.

Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia. Sekaligus menjadi titik penentuan masa. Sesuai penyampaian Presiden RI Joko Widodo, bahwa tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting. Karena menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama.

“Ini pekerjaan besar yang sangat menentukan masa depan bangsa kita. Masa depan negara kita,” ujar Kapolres Bintan.

AKBP Riky Iswoyo SIK MM menyampaikan, Operasi Mantap Brata Seligi 2023-2024 ini dilaksanakan selama 222 hari, dalam kurun waktu 19 Oktober 2023 sampai dengan 20 Oktober 2024. Tidak termasuk masa tenang dan masa jeda. Operasi ini diikuti 261.695 personel di seluruh Indonesia, guna mengamankan seluruh tahapan Pemilu.

Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah atau zonasi bagi personel korps Brimob Polri dan Dalmas Nusantara. Untuk Korps Brimob terbagi dalam 4 wilayah. Sedangkan untuk Dalmas Nusantara, Polri juga menyiapkan 2.000 personel Brimob Power On Hand Kapolri. Serta 8.500 personel Dalmas Nusantara yang siap dimobilisasi kapan pun dan di manapun ke seluruh wilayah Indonesia sebagai dukungan terhadap Operasi Mantap Brata Seligi 2023-2024.

Baca Juga :  Bupati Bintan Studi Referensi Soal BPJS Ketenagakerjaan dan Subsidi Bunga Nol Persen ke Pemkab Bandung

Operasi Mantap Brata Seligi 2023-2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas pada Pemilu 2024. Serta agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah dilakukan.

Dalam apel gelar pasukan tersebut Kapolres Bintan juga menyampaikan tujuh item penekanan Kapolri. Pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan semoga tugas pengamanan ini menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua. Kedua, pastikan kesiapan perlengkapan pribadi, sarpras dan fasilitas penunjang lainnya, sehingga dapat mendukung pelaksanaan operasi. Ketiga, laksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis dan profesional sesuai SOP dengan menerapkan Buddy System guna menjamin keselamatan personel.

Keempat, pimpinan di setiap tingkatan harus terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan melekat kepada anggotanya masing-masing. Kelima, lakukan pengaturan jadwal pengamanan, sehingga kesehatan personel selalu dalam kondisi yang prima, hal ini penting mengingat operasi yang dilaksanakan cukup panjang dan Pemilu 2024 dilakukan secara serentak. Keenam, kedepankan komunikasi publik dan upaya cooling system agar masyarakat berpartisipasi penuh dalam mendukung penyelenggaraan pemilu 2024 dan terhindar dari polarisasi.

Baca Juga :  Hendra Asman Bersaing dengan Suhadi Menjadi Ketua Perbasi Kepri

“Ketujuh, tingkatkan sinergisitas dan soliditas antar seluruh personel pengamanan maupun stakeholder terkait karena hal tersebut adalah kunci utama keberhasilan operasi,” sebut Kapolres Bintan.

Kapolres Bintan mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas kepada seluruh personel yang terlibat operasi.

“Mari bersama-sama kita amankan pemilu 2024 demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang kita cita citakan bersama,” harap AKBP Riky Iswoyo Kapolres Bintan.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Seligi 2023-2024 di Lapangan Bhayangkara Polres Bintan, Selasa (17/10/2023). F- humas polres bintan

Pada kesempatan lain, Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith mengatakan, kehadiran pemerintah daerah juga secara tegas siap mendukung kesuksesan serta kelancaran pesta demokrasi Pemilu 2024. Masing-masing stakeholder fokus pada wewenang dan lingkup tanggung jawabnya, baru kemudian keamanan Pemilu akan tercipta.

“Pemerintah daerah sudah pasti siap mendukung sepenuhnya. Masing-masing dengan wewenangnya, dari sinergi ini akan terwujud Pemilu yang damai, aman, rukun dan tentu berazaskan demokrasi,” kata Ahdi Muqsith. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *