banner 728x90
Pj Wako Tanjungpinang Hasan SSos berfoto bersama dengan panitia saat pembukaan Festival Moon Cake 2023 di Jalan Merdeka Tanjungpinang, Jumat (29/9/2023) pagi. F- diskominfo tanjungpinang

Cuma Sehari, Pj Wako Tanjungpinang Membuka Festival Moon Cake 2023, Panitia Menyediakan 500 Kue Bulan

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Masyarakat Tanjungpinang dan sekitar bisa menyaksikan perbagai permainan dan penampilan budaya Tionghoa pada Festival Moon Cake 2023, Jumat (29/9/2023) ini. Panitia penyelenggara menyediakan sedikitnya 500 kue bulan, untuk dibagikan kepada masyarakat di sekitar Jalan Merdeka, Tanjungpinang. Kegiatan ini cuma sehari.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan SSos membuka secara resmi Festival Moon Cake 2023, Jumat (29/9/2023) pagi tadi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Tanjungpinang Kota di kawasan Kota Lama, Jalan Merdeka Tanjungpinang.

Festival Moon Cake atau kue bulan 2023 merupakan tradisi turun temurun etnis Tionghoa di seluruh penjuru dunia. Moon Cake dirayakan setiap tahun menyambut bulan purnama. Festival Moon Cake yang dilaksanakan setiap tahun sejak 2018 lalu ini, merupakan satu upaya melestarikan tradisi masyarakat Tionghoa.

Baca Juga :  Ini Lima Misi Ansar-Marlin dalam Musrenbang RPJMD 2021-2026

Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan mengapresiasi atas terlaksananya Festival Moon Cake ini. Pj Wako Tanjungpinang berharap, tradisi Moon Cake ini bisa tetap lestari. Karena, pada saat ini anak cucu sudah berada pada masa modernisasi.

“Saya berharap festival moon cake ini dapat terus kita selenggarakan. Agar tradisi ini tidak akan punah dan dapat terus lestari pada setiap generasi kedepannya,” harapnya.

Pemko Tanjungpinang, lanjut Hasan SSos, akan mendukung festival ini lebih menarik, supaya masuk menjadi salah satu event di kalender pariwisata Tanjungpinang.

Baca Juga :  Setelah PWI Riau, Hendry CH Bangun Akan Melantik Pengurus PWI Kepri di Tanjungpinang

“Saya kira event seperti ini sangat baik, tinggal kita mengemas dan pemerintah akan memberikan dukungan, biar panitia atau komunitas yang mengemaskan kegiatan ini sudah lebih menarik lagi,” ujarnya.

Menurutnya, tahun 2024 mendatang Pemko Tanjungpinang akan memberikan dukungan salah satu dalam bentuk dukungan biaya penyelenggaraan melalui dana hibah kepada komunitas yang menyelenggarakan Festival ini.

“Dukungan bisa melalui hibah yang nanti bisa digunakan untuk persiapan kegiatan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Kelurahan Tanjungpinang Kota Sheli mengatakan, festival ini dilaksanakan atas kolaborasi antara Studio Anggrek dan Kelenteng Cong Yi Bio Pelantar Datuk.

Baca Juga :  Tambang Pasir Ilegal di Kampung Banjar Gunung Kijang Ditertibkan Polisi, Penambang Menghilang

“Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dari pagi sampai malam,” ujarnya.

Menurutnya, festival ini diisi berbagai macam atraksi dan perlomban mulai dari lomba melukis, atraksi melukis, dan tarian barongsai. Pihaknya juga menyiapkan 500 kue bulan (Moon Cake) untuk dibagi-bagikan secara gratis kepada warga sekitar.

“Kegiatan ini dalam rangka untuk melestarikan tradisi dan juga untuk membangun kebersamaan bagi seluruh masyarakat Tanjunpinang,” tutup Sheli. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *