banner 728x90
Zulhidayat SHut Sekda Kota Tanjungpinang mengamati angka inflasi Tanjungpinang dari paparan BPS Kota Tanjungpinang. F- diskominfo tanjungpinang

BPS: Angka Inflasi Kota Tanjungpinang Masih di Bawah Nasional

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama FKPD melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) menggelar Rakor Inflasi yang merupakan agenda rutin dalam melakukan pengendalian inflasi. Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (30/4/2024). Angka inflasi Kota Tanjungpinang masih di bawah nasional.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat SHut memimpin langsung rapat tersebut. Dalam arahannya, Sekda menjelaskan bahwa angka inflasi memang meningkat terutama jelang bulan puasa dam lebaran beberapa waktu lalu. Namun demikian angka inflasi tersebut masih di bawah nasional.

Baca Juga :  Tim Biddokkes Polda Memeriksa Kesehatan Personel Polres Bintan, Asam Urat Pun Dicek

Ketua BPS Kota Tanjungpinang Mangamputua Gultom dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pada maret 2023 angka inflasi di Tanjungpinag secara year on year sebesar 2,68 persen. Angka tersebut masih di bawah nasional yang berada di 3,05 persen.

Angka Inflasi di Tanjungpinang menurut Gultom, menjadi yang terendah ke-8 di Sumatera ke-44 dari 150 Kota IHK di Indonesia.

Adapun komoditi yang menjadi penyumbang inflasi pada bulan Maret adalah makanan, minuman, tembakau dan meningkatnya penggunaan moda transportasi. Kebutuhan bahan pokok memang meningkat jelang lebaran sehingga memicu naiknya harga, walaupun demikian Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengambil tindakan dengan mengadakan Operasi Pasar dan melakukan Gerakan Pangan Murah sehingga harga-harga masih relatif stabil.

Baca Juga :  Ditresnarkoba Polda Kepri Memusnahkan 886,69 Gram Ganja Milik Empat Tersangka

Sekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat dalam rapat tersebut juga meminta TPID bersama Dinas terkait untuk selalu memantau pergerakan harga dan komoditi terutama yang menjadi penyebab inflasi.

“Untuk memahami pergerakan dan gejolak kelangkaan komiditi kita wajib memahami hulu hingga hilir prosesnya sehingga kita dapat mengambil tindakan terukur dan tepat dalam mengendalikan Inflasi,” ucap Zulhidayat.

Zulhidayat juga menambahkan Anomali cuaca juga berdampak terhadap masa panen seperti cabai, bawang, dan sayur-sayuran sehingga wajib kita pahami kapan proses panen agar dapat kita ambil solusi jika panen mundur dan tidak terjadi kelangkaan.

Baca Juga :  Diskotik Pacific dan Planet di Batam Dirazia Polda Kepri

Dalam rapat tersebut juga dibahas tentang kesiapan stok daging dan sapi jelang Idul Adha.

“Masyarakat tidak perlu panik sebab stok kebutuhan daging dan sembako jelang Idul Adha masih aman,” ungkap Kepala DP3 Kota Tanjungpinang Robert Lukman.

Diakhir rapat, Sekda Zulhidayat juga meminta agar Disdagin Kota Tanjungpinang untuk terus memonitoring harga pasar dan stok kebutuhan agar stabilitas ekonomi masyarakat dapat terjaga dengan baik. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *