banner 728x90
Polres Bintan dan KPU Bintan melakukan simulasi pengamanan pemungutan suara Pemilu 2024 yang rusuh dan diwarnai aksi protes pemilih, di Mapolres Bintan, Jumat (15/9/2023). F- humas polres bintan

Pemungutan Suara Pemilu 2024 di TPS Polres Bintan Rusuh

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Pemungutan suara Pemilu serentak 2024 di TPS Polres Bintan rusuh dan diwarnai aksi protes pemilih, Jumat (15/9/2023). Namun, aksi protes tersebut berhasil diamankan oleh puluhan personel Polres Bintan.

Keributan pemungutan suara Pemilu 2024 di TPS Polres Bintan itu merupakan simulasi pengamanan pada tahapan pemungutan suara di TPS, sebagai kesiapan pengamanan Pemilu 2024 mendatang.

Kegiatan simulasi pengaman pemungutan suara tersebut dihadiri Wakapolres Bintan Kompol M Tahang SAg. Turut hadir Kabagops Polres Bintan AKP Monang P Silalahi SH. Pejabat utama Polres Bintan. Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan Bambang SE beserta anggota. Ketua KPU Kabupaten Bintan Haris Daulay SPi beserta anggota. Kabid Linmas Satpol PP Kabupaten Bintan M Ami Roffian SSos.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Bawa Program Bedah Rumah untuk Warga Terdampak Banjir di Natuna

Selain itu, turut hadir Ketua PPK Teluk Bintan beserta anggota. Ketua KPPS Desa Bintan Buyu beserta anggota. 70-an personel Polres Bintan. Personel Linmas Teluk Bintan.

Kegiatan simulasi pengamanan pemungutan suara Pemilu 2024 diawali dengan arahan oleh Kabagops Polres Bintan dan Ketua KPU Kabupaten Bintan kepada personel yang terlibat dalam kegiatan simulasi tersebut.

Dilanjutkan dengan sambutan Wakapolres Bintan Kompol M Tahang SAg. Wakapolres Bintan menyampaikan, memilih dan dipilih merupakan hak yang harus dijamin sebagai hak konstitusional warga negara Indonesia, danditerapkan dalam kegiatan TPS ini.

Baca Juga :  Pilkada di Depan Mata, Ansar: Masyarakat Kepri Sedang Susah, Belum Pas Kita Bicara Politik

“Ini merupakan sarana awal untuk menyampaikan hak setiap warga negara, dan diperlukannya pengamanan demi menjaga kelancaran selama pemungutan suara berlangsung,” ujar Wakapolres Bintan.

Ketua KPU Bintan mengatakan, simulasi yang dilaksanakan merupakan gambaran realita yang akan terjadi di TPS nantinya. Mulai dari tahapan pendaftaran, pendataan, pencoblosan hingga penghitungan hasil suara di TPS.

“Tidak hanya itu. Dalam simulasi kali ini juga diditampilkan bagaimana mekanisme pengamanan yang dilakukan oleh Polres Bintan, jika terjadi masalah. Seperti adanya masyarakat yang tidak dapat melakukan pencoblosan dikarena tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan, dan melakukan aksi protes yang mengakibatkan keributan di TPS,” jelas Haris Daulay.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Mengabulkan Saran Pengurus Masjid dan Musala, Bantu Karpet untuk Salat

“Diharapkan dengan adanya simulasi yang kita laksanakan dapat memberikan gambaran kepada para personel Polres Bintan dalam melaksanakan pengamanan TPS nantinya. Sehingga pelaksanan pemilihan di TPS dapat berjalan aman dan lancar,” sambungnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *