banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad. F- diskominfo kepri

Ansar Ahmad: Kepri dan Batam Aman bagi Turis, Tindak Pelaku Penyebar Isu

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad menegaskan, Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam tetap aman bagi turis mancanegara dan wisatawan domestik. Kota Batam tetap menjadi kota yang aman pascakonflik Pulau Rempang, beberapa hari lalu. Penyebar isu akan ditindak.

Hal ini disampaikan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad usai menghadiri acara pisah sambut Komandan Korem 033/Wira Pratama di Makorem, Senggarang, Tanjungpinang, Rabu (13/9/2023).

“Insya Allah, Kepri dan Batam tetap menjadi kota yang aman dan nyaman untuk berwisata bagi para turis,” tegas Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Peringatan Bulan K3 2023, Ansar Ahmad Jalan Sehat Bersama Ribuan Buruh di Batam

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Pemko Batam, BP Batam dan seluruh FKPD termasuk petinggi Lembaga Adat Melayu sudah bertemu, dan meminta seluruh masyarakat Kepri agar bisa bersama-sama menjaga kondusivitas Kepri. Khususnya Kota Batam, agar aktivitas wisata dan perekonomian tidak terganggu.

Kepada seluruh masyarakat, khusus penikmat wisata serta para traveler agar tidak ragu-ragu untuk tetap berwisata ke Kepri. Baik ke Batam, Bintan, Tanjungpinang dan daerah-daerah lain yang ada di Kepri.

“Kita akan memprioritaskan keamanan para wisatawan tentunya. Baik lokal maupun mancanegara,” ujar Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Sebut Revitalisasi Pulau Penyengat Berdesain Destinasi yang Andal

Gubernur Kepri menyatakan, mengenai informasi yang beredar bahwa Batam dan Kepri sedang tidak aman dan mengimbau agar para wisatawan tidak berkunjung dulu untuk sementara waktu ke Kepri terkhusus Batam, itu hanya sebatas isu.

Terkait isu seperti itu, Ansar Ahmad meminta, agar para aparat penegak hukum seperti kepolisian, TNI serta BIN Kepri melakukan penelusuran.

“Agar informasi-informasi seperti itu tidak sampai menyebar lebih luas lagi. Serta menindak pelakunya. Isu Batam tidak aman untuk wisatawan itu tidak benar,” tegas Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Terima Penghargaan Anugerah Meritokrasi 2022 dari KASN

“Jika isunya seperti itu, artinya itu provokatif. Sehari sebelumnya, kita semua sudah sepakat untuk tidak langsung percaya dengan berbagai bentuk isu yang bersifat seperti itu. Sekali lagi kita pastikan, Batam dan Kepri ini aman dan kondusif untuk siapapun,” sambung Gubernur Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *