Beranda All News Plt Bupati Bintan Merindukan Zona Hijau, Agar Travel Bubble Berjalan

Plt Bupati Bintan Merindukan Zona Hijau, Agar Travel Bubble Berjalan

0
Roby Kurniawan Plt Bupati Bintan memberikan keterangan tentang upaya menuju zona hijau dan isu Pulau Tambelan.

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan merindukan zona hijau di wilayah Kabupaten Bintan, untuk beberapa bulan ke depan. Jika zona hijau tercapai, travel bubble di Bintan dan Singapura bisa berjalan.

Upaya menuju zona hijau tersebut dibahas Plt Bupati Bintan bersama tim Satgas Covid-19, sudah termasuk unsur TNI-Polri dan instansi terkait lainnya, Jumat (27/8/2021).

Usai rapat analisa, evaluasi pelaksanaan vaksinasi serta penanganan Covid-19 tersebut, Plt Bupati Bintan menerangkan, dirinya sudah membahas tentang penanganan Covid-19 sampai dengan travel bubble bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartato, di Jakarta, baru-baru ini. Wacana travel buble dapat dilakukan jika kondisi Kabupaten Bintan sudah berada dalam zona hijau.

Baca Juga :  Proyek Semenisasi Jalan Desa di Anambas Jadi Temuan Kejaksaan

“Sekarang, Bintan sudah berada di zona kuning. Saya merindukan betul, beberapa bulan ke depannya, bisa masuk zona hijau. Sewaktu jumpa Pak Menko Perekonomian, beliau akan mengkoordinasikan ke negara tetangga. Agar travel buble di Kepri khususnya di Kabupaten Bintan, bisa berjalan. Syaratnya, kita harus zona hijau dulu,” jelas Roby Kurniawan.

Pemkab Bintan akan melakukan sinkronisasi data, terkait warga yang sudah melakukan vaksinasi. Untuk vaksinasi pertama, sudah mencapai 75 persen. Tapi untuk vaksinasi kedua, masih rendah.

“Kita memiliki rencana akan melakukan pelaksanaan vaksinasi secara door to door. Melalui Diskominfo, kita juga minta untuk lebih masif melakukan sosialisasi ke warha,” tambahnya.

Baca Juga :  Final Liga Europa, Villarreal Jawara setelah Hujan 21 Gol, Manc United Gigit Jari

Di lain hal, Roby Kurniawan berharap agar pihak kepolisian hendaknya dapat menelusuri motif terkait pelaku yang melakukan pelelangan terhadap Pulau Tambelan belum lama ini.

“Isu tersebut sudah hingga ke tingkat nasional. Ini perlu ditelusuri kebenarannya. Dan apa motif pelaku di medsos itu,” tambahnya. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here