banner 728x90
Ahdi Muqsith Wakil Bupati Bintan memimpin rapat koordinasi evaluasi angka kemiskinan 2023 Bintan dan menentukan langkah tahun 2024 bersama kepala perangkat daerah, Senin (12/2/2024). F- dok/suaraserumpun.com

Tersedia Anggaran Rp153,3 Miliar di 2023, Ahdi Muqsith: Angka Kemiskinan Bintan Turun Menjadi 5,9 Persen

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Tahun anggaran 2023, tersedia anggaran mencapai Rp153,3 miliar untuk pengentasan kemiskinan pada 13 perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bintan. HIngga akhir tahun 2023, angka kemiskinan Bintan turun menjadi 5,9 persen, sebelumnya 6,44 persen (2022).

Hal tersebut menjadi evaluasi bagi Pemkab Bintan, untuk menentukan langka pengentasan kemiskinan pada tahun 2024 ini. Sebab, kemiskinan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bintan, pada tahun ini. Berbagai upaya terus digesa untuk mengentaskan kemiskinan. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan melakukan Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Di Kepri, Ada Sekolah yang Memiliki Workshop Underwater Welding

Rakor TKPKD tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith, Senin (12/2/2024) di ruang rapat Bapelitbang Bintan. Rakor tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Bapelitbang Bintan, Kadisdukcapil Bintan, Kadisnaker Bintan dan Kepala DP3KB Bintan.

Wabup Bintan Ahdi Muqsith menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Bintan sangat konsisten untuk mengentaskan kemiskinan yang berpedoman pada Kepmenko PMK 32 Tahun 2022 dan Dirjend Pembangunan Daerah Kemendagri Tahun 2023.

“Di Bintan, terdapat 26 program yang tersebar di 13 perangkat daerah, pada tahun 2023, dengan anggaran yang mencapai Rp153,3 miliar lebih untuk pengentasan kemiskinan. Anggaran tersebut bersumber dari APBN, APBD dan Dana Desa,” sebut Ahdi Muqsith.

Baca Juga :  Adi Prihantara Lepas Pawai Takbir Sambut Hari Raya Idul Adha 1444 H di Sei Carang Tanjungpinang

“Bapak Ibu sekalian, semua upaya terbaik sama-sama kita lakukan. Intinya kita tangkap semua peluang yang ada. Dengan tujuan akhirnya kesejateraan masyarakat dan harus berkesinambungan,” sambungnya.

Pada tahun anggaran 2024, lanjut Wakil Bupati Bintan, akan dilakukan penyusunan dokumen Rencana Aksi Tahunan (RAT) penanggulangan kemiskinan. Kemudian dilakukan pelaporan pelaksanaan penghapusan kemiskinan ekstrem per triwulan ke Gubernur Kepri, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Satgas P3KE). Terakhir, yaitu pemetaan alokasi anggaran dan insentif fiskal kinerja sektor kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :  Bupati Bintan Mewanti-wanti Pengamanan Nataru dan Harga Bahan Pangan

Pada tahun 2023, di Bintan mengalami penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan data angka kemiskinan terbaru per tanggal 12 Desember 2023, angka kemiskinan di Bintan yaitu menjadi 5,9 persen. Sebelumnya, pada tahun 2022, angka kemiskinan di Bintan mencapai 6,44 persen.

“Diharapkan penurunan kemiskinan dapat terus digesa dengan upaya pemberian subsidi-subsidi yang tepat sasaran dan dapat dibukanya lapangan kerja untuk masyarakat Bintan,” demikian Ahdi Muqsith Wakil Bupati Bintan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *