banner 728x90
Personel Polres Bintan dan Polsek Tambelan dengan petugas PPS mengangkut logistik Pemilu 2024 dari pompong kecil ke pantai desa wilayah Tambelan, Kabupaten Bintan pulau terdepan NKRI, Selasa (13/2/2024). F- ipda taufik

Potret Polisi Mengawal Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 di Tambelan Pulau Terdepan NKRI

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Perjuangan polisi di jajaran Polres Bintan dan Polsek Tambelan tak bisa dinilai dengan uang, saat mengawal pendistribusian logistik Pemilu 2024. Berikut ini potret polisi mengawal pendistribusian logistik Pemilu 2024 di wilayah Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan pulau terdepan NKRI.

Senin (5/2/2024) pekan lalu, sepuluh orang personel Polres Bintan sudah bertugas mengawal pendistribusian logistik Pemilu 2024, ke Kecamatan Tambelan. Mereka di bawah komando Kapolsek Tambelan Ipda Taufik berangkat bersama logistik Pemilu 2024, dengan kapal roro dari pelabuhan roro ASDP Tanjung Uban. Perjalanan dari Tanjung Uban menuju Tambelan, berkisar 19 jam. Selasa (6/2/2024) siang, logistik Pemilu tiba di Tambelan.

Selama sepekan, para polisi mengawal logistik Pemilu 2024 di Sekretariat PPK Tambelan. Siang dan malam, mereka para personel polisi Polres Bintan dan Polsek Tambelan bertugas dalam pengamanan logistik Pemilu tersebut.

Di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan ini terdapat 1 kelurahan dan 6 desa. Dari enam desa tersebut, tiga desa berada di pulau terdepan NKRI. Perlu waktu jarak tempuh 4 sampai 8 jam dari Tambelan, untuk menjangkau tiga desa yang merupakan pulau terdepan NKRI tersebut. Hanya ada pompong atau kapal motor yang melayani perjalanan mengarungi lautan Cina Selatan tersebut.

Polisi jajaran Polres Bintan dan personel TNI mengawal pendistribusian logistik Pemilu dari Tambelan menuju desa pulau terdepan NKRI, Selasa (13/2/2024). F- ipda taufik

Selasa (13/2/2024) dini hari, sebanyak 6 personel Polri dan 3 personel TNI melakukan pengawalan pendistribusian logistik Pemilu 2024 ke 3 desa terdepan NKRI, di wilayah Kecamatan Tambelan tersebut. Pengawalan dan pengamanan pendistribusian logistik Pemilu tersebut mulai dari gudang penyimpanan PPK Tambelan, mengangkut ke kapal motor (pompong), hingga ke kantor tiga desa.

Baca Juga :  Dapat Bonus Rp100 Juta, Ramadhan Sananta Minta PPLP Sepak Bola Dibuka Lagi, Ini Jawaban Gubernur Kepri

Logistik Pemilu pun harus naik turun pompong dan perahu tradisional. Logistik Pemilu diangkut dengan menggunakan 2 kapal motor (pompong) milik masyarakat, untuk mendistribusikan ke 3 desa di wilayah Tambelan, pulau terdepan NKRI ini. Tiga desa terdepan NKRI di Tambelan itu yaitu Desa Mentebung, Desa Pulau Pinang dan Desa Pengikik.

Mewakili Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM, Kapolsek Tambelan Ipda Taufik mengatakan, pengawalan dan pengamanan pendistribusian ini, untuk memastikan logistik Pemilu sampai di TPS dalam keadaan baik.

Polisi mengawal pendistribusian dari pompong ke perahu tradisional menuju pantai desa terluar wilayah Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri, Selasa (13/2/2024). F- ipda taufik

“Sebanyak 6 personel Polri dan 3 personel TNI melakukan pengawalan logistik Pemilu untuk 3 desa terluar (terdepan NKRI) di Kecamatan Tambelan,” kata Ipda Taufik Kapolsek Tambelan.

Baca Juga :  Hasil Audit BPK, Silpa Tahun 2023 Kabupaten Bintan Mencapai Rp159 Miliar

Ipda Taufik menyampaikan, jarak tempuh terdekat dari Tambelan itu yaitu Desa Mentebung, bisa ditempuh selama 4 jam lebih. Sedangkan ke Desa Pulau Pinang, ditempuh selama 6 jam lebih. Untuk desa Pengikik ditempuh selama 8 jam perjalanan laut, dengan kapal motor masyarakat.

“Logistik Pemilu diberangkat, Selasa (13/2/2024) dini hari WIB. Tujuannya agar lofistik tersebut sampai di PPS pada pagi hari. Ini, kondisi laut masih tenang. Ombak belum tinggi mencapai 4 meter,” sebut Ipda Taufik.

Polisi membantu mengangkut logistik Pemilu dari tambatan pompong ke pantai menggunakan boat pancung. F- ipda taufik

Pada saat pendistribusian logistik Pemilu ke tiga desa tersebut, kapal motor (pompong) pengangkutnya, tidak bisa bersandar langsung ke tepi pantai. Karena, tidak ada pelabuhan rakyat di tiga desa tersebut. Selain itu, terumbu karang di pesisir pantai pulau di masing-masing desa, sangat padat. Sehingga, untuk mencapai ke tepi pantai harus menggunakan perahu tradisional atau boat pancung.

Kemudian, perahu atau boat pancung pun harus ditambat sekitar 10 sampai 15 meter dari bibir pantai. Petugas harus nyemplung dengan ketinggian air 50 sentimeter atau 1 meter.

Baca Juga :  Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim Melantik 110 PNS di Gedung Nilam Sari

“Setelah kapal pengangkut sampai, hanya berlabuh di sekitar pantai. Selanjutnya, logistik Pemilu tersebut diangkut lagi dengan menggunakan perahu atau boat pancung, agar bisa merapat ke pantai. Baru dibawa ke PPS dengan digendong atau dipikul oleh petugas,” jelas Ipda Taufik.

“Alhamdulillah, seluruh logistik Pemilu untuk ke 3 desa tersebut telah sampai di PPS masing-masing, dalam keadaan baik dan tidak ada yang rusak,” tegas Ipda Taufik Kapolsek Tambelan.

Personel Polres Bintan mengawal pendistribusian logistik Pemilu 2024 ke pulau terdepan NKRI wilayah Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri. F- ipda taufik

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM mengimbau kepada masyarakat yang telah terdaftar dalam daftar pemilih, agar menggunakan hak pilihnya, Rabu (14/2/2024) besok.

Kapolres Bintan juga berpesan kepada personel yang melaksanakan tugas pengamanan saat hari pencoblosan, agar tetap menjaga netralitas.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga kesehatan dan tetap semangat dalam pelaksanaan pengamanan pesta demokrasi ini,” demikian perintah AKBP Riky Iswoyo Kapolres Bintan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *