banner 728x90
Indra Setiawan Anggota DPRD Kabupaten Bintan dari Dapil 4 menjaring aspirasi masyarakat dan konstituennya pada saat reses masa Sidang III tahun anggaran 2023. F- istimewa/humas dprd bintan

Reses Masa Sidang III 2023 DPRD Bintan, Pendidikan hingga Infrastruktur Belum Lepas dari Keluhan Warga

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Anggota DPRD Bintan telah menyelesaikan kegiatan reses masa sidang III tahun anggaran 2023, Sabtu (9/12/2023). Dalam kegiatan reses selama sepekan menjelang akhir tahun 2023 ini, bidang pendidikan hingga infrastruktur belum lepas dari keluhan warga kepada para anggota dewan Bintan.

Pada reses masa sidang III tahun anggaran 2023, seluruh anggota DPRD Bintan bertatap muka dengan masyarakat. Reses dimulai, Senin (4/12/2023) sampai dengan Sabtu (9/12/2023). Kegiatan reses merupakan amanah undang-undang bagi setiap anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi akan dihimpun dalam pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Bintan.

Eriyanti SH MH bersama warga pada saat reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 4. F- istimewa/humas dprd bintan

Reses masa sidang III tahun anggaran 2023 ini dilaksanakan oleh anggota DPRD Bintan dari 4 dapil berbeda. Dapil 1 dilakukan oleh Agus Wibowo, Daeng Muhammad Yatir, Fiven Sumanti, Sahak, Eddy Tiawarman, Siti Maryani, Suhardi, Zulkifli dan Suherianto. Wilayahnya meliputi Kecamatan Toapaya, Gunung Kijang, Teluk Bintan dan Kecamatan Teluk Sebong.

Untuk Dapil 2 meliputi Kecamatan Bintan Pesisir, Mantang dan Tambelan. Untuk Dapil ini dilakukan 3 perwakilan anggota dewan. Yakni Agus Hartanto, Arwan dan Muhammad Najib.

Suardi SSos Anggota DPRD Bintan Dapil 4 bersama warga pada saat reses masa Sidang III tahun anggaran 2023. F- istimewa/humas dprd bintan

Di wilyah dapil 3 yaitu di Kecamatan Bintan Timur. Selain Hasriawady, reses juga dilakukan oleh Zulfaefi, Aisyah, Sri Wahyuni, M Toha, Yanti Maryanti dan Tarmizi.

Wilayah dapil 4 terdiri di Kecamatan Bintan Utara dan Kecamatan Seri Kuala Lobam. Di Dapil ini, reses dilaksanaka oleh Indra Setiawan, Bani Suparti, Zakirman, Mirwan, Suardi dan Eriyanti.

Dalam kegiatan reses, para wakil rakyat juga menyosialisasikan program pemerintah yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Selain itu, dewan juga menjaring aspirasi dan keluhan dari masing-masing konstituennya.

Suherianto menjaring aspirasi pada reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 1. F- istimewa/humas dprd bintan

Seperti ketika Indra Setiawan melaksanakan reses selama sepekan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, banyak hal yang didapatkannya. Indra Setiawan mengungkapkan, untuk wilayah Dapil 4 di Kecamatan Bintan Utara dan Seri Kuala Lobam, banyak aspirasi atau keluhan masyarakat yang menjadi satu pandangan strategis untuk pembangunan Bintan ke depan, yang akan disampaikan DPRD Bintan kepada kepala daerah. Aspirasi itu agar bisa ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Dana BLT Lansia Cair, Bupati Bintan: Yang Belum Terdaftar sebagai Penerima Segera Lapor

Pertama, sebut Indra Setiawan, untuk bidang pendidikan. Khususnya bagi masyarakat Kecamatan Seri Kuala Lobam, sangat memerlukan pendirian atau pembangunan sekolah tingkat SMA atau SMK. Karena, saat ini, SMA dan SMK itu hanya ada di Kecamatan Bintan Utara. Sementara, di Kecamatan Seri Kuala Lobam jauh sekali untuk bersekolah ke Bintan Utara. Hanya ada di Busung.

Arwan alias Akim menyampaikan program pemerintah dan menampung aspirasi masyarakat di Dapil 2, pada saat reses masa Sidang III tahun anggaran 2023. F- istimewa/humas dprd bintan

Masyarakat, lanjutnya, berharap, di tengah pemukiman padat penduduk di Kecamatan SKL, didirikan sekolah tingkat atas berupa SMA dan SMK. Soalnya, setiap tahun, jumlah lulusan siswa SMP yang ingin masuk ke jenjang SMA atau SMK, semakin bertambah dari tahun ke tahun. Bahkan tidak tertampung bagi SMA dan SMK yang ada di Kecamatan Bintan Utara.

Kemudian, ketersediaan bus angkutan anak-anak sekolah, diperlukan oleh masyarakat Bintan Utara dan Kecamatan Seri Kuala Lobam. Untuk SMP saja, jarak tempuh anak-anak ke sekolah itu berkisar 7-10 kilometer. Ketersediaan bus angkutan sekolah masih minim. Termasuk juga bagi anak-anak SMA di Kecamatan Seri Kuala Lobam, yang bersekolah di Bintan Utara.

Siti Maryani menjaring aspirasi pada reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 1. F- istimewa/humas dprd bintan

“Ini mesti ada kebijakan Pemkab Bintan dengan Pemprov Kepri. Mesti ada solusi nyata,” tegas Indra Setiawan.

Hal lain, yaitu masalah tenaga kerja. Indra Setiawan menyampaikan, bagi masyarakat Bintan Utara dan Kecamatan Seri Kuala Lobam, ketersediaan lapangan kerja bagi anak lulusan SMA dan SMK, sangat sulit mendapatkan kerja. Lapangan kerja yang tersedia di Seri Kuala Lobam, justru didominasi oleh pekerja dari luar daerah, atau pendatang dari Jawa, Sumatera dan luar Kepri lainnya.

Baca Juga :  Pj Wako Tanjungpinang Mendukung Usaha Kelompok Tani sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Masyarakat menginginkan, maksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal. Kalau kekurangan anak Bintan, baru direkrut dari luar daerah. Kecuali tenaga ahli atau teknisi tertentu. Tapi, untuk pekerjaan bidang umum, anak Bintan juga bisa. Perlu ada pelatihan bagi anak Bintan.

Zulkifli bersama masyarakat pada reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 1. F- istimewa/humas dprd bintan

“Masalah infrastruktur juga masih menjadi keluhan masyarakat. Ketika hujan sedikit, sudah ada beberapa lokasi yang banjir. Khususnya penanganan banjir di wilayah pemukiman masyarakat,” kata Indra Setiawan memaparkan sejumlah aspirasi dari masyarakat hasil reses masa sidang III tahun 2023 DPRD Kabupaten Bintan.

Aspirasi masyarakat Bintan di wilayah lainnya juga diakomodir oleh Arwan alias Akim, Anggota DPRD Kabupaten Bintan dari Dapil 2. Yaitu dari Kecamatan Bintan Pesisir, Mantang dan Tambelan. Arwan mengungkapkan, di Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesiri, masyarakat mengharapkan pembangunan pelabuhan rakyat (pelantar) dan alat tangkap perikanan bagi nelayan.

M Toha bersama warga pada saat reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 3. F- istimewa/humas dprd bintan

Wilayah Bintan Pesisir, jelas Arwan, merupakan daerah pulau-pulau. Setiap pulau ada penghuninya. Seperti di Desa Numbing yang merupakan padat penduduk. Masyarakat di Numbing menginginkan ada pembangunan pelantar. Karena, pelantar yang ada tidak cukup untuk tambat pompong nelayan.

Kemudian, mayoritas warga di Desa Numbing bekerja sebagai nelayan untuk kehidupan keluarganya. Dalam kondisi ekonomi sekarang, nelayan mengharapkan bantuan dari pemerintah berupa alat tangkap perikanan.

Tarmizi bersama warga pada saat reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 3. F- istimewa/humas dprd bintan

Lain halnya ketika Arwan reses ke Kecamatan Mantang. Di Kampung Sungai Cenot Desa Mantang Baru, masyarakat meminta program seminisasi jalan.

Baca Juga :  Tahun Baru Imlek 2574 di Kota Lama Tanjungpinang, Ansar Bicara Toleransi Beragama

“Masyarakat kami di daerah pulau, juga meminta penyediaan lampu penerangan jalan, alat tangkap dan rehabilitasi pelabuhan rakyat atau dermaga. Karena, banyak pelantar yang sudah rusak. Termasuk pembangunan batu miring penahan ombak di pesisir pantai,” jelas Arwan Anggota DPRD Bintan dari Dapil 2 tersebut.

Zulfaefi bersama warga pada saat reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 3. F- istimewa/humas dprd bintan

Anggota DPRD Kabupaten Bintan Dapil 3, Hasriawadi juga menampung aspirasi dari masyarakat saat reses. Para pelaku UMKM ada yang meminta bantuan tenda. sebagai usaha kelompok masyarakat. Namun yang lebih banyak itu permintaan fasilitas jalan, paving blok, semenisasi, lampu penerangan jalan sampai dengan beberapa infrastruktur lainnya.

Semua aspirasi dari warga yang disampaikan kepada dewan Bintan itu, akan dibawa ke Kantor DPRD Bintan untuk dibahas dan dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran para anggota DPRD Bintan. Selanjutnya, akan direalisasikan melalui kegiatan yang diakomodir pada APBD tahun mendatang.

Hasriawady berfoto bersama dengan warga usai menampung aspirasi pada reses masa Sidang III tahun anggaran 2023 di Dapil 3. F- istimewa/humas dprd bintan

Riang Anggraini selaku Sekwan Bintan menerangkan, kegiatan reses pada masa sidang III tahun anggaran 2023 ini, dijalankan anggota DPRD Bintan sejak tanggal 4 Desember sampai 9 Desember 2023. Bagi setiap Anggota DPRD, menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses merupakan amanah yang dituangkan dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Reses juga menjadi agenda rutin bagi para anggota dewan untuk bertemu konstituen dan mendengarkan aspirasi masyarakat dan ditindaklanjuti dalam pembangunan daerah. Hingga akhir tahun anggaran 2023 ini, persoalan pendidikan hingga infrastruktur belum lepas dari keluhan warga. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *