banner 728x90
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membicarakan pembangunan ponton HDPE dengan pejabat Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Senin (9/10/2023). F- diskominfo kepri

Pemprov Kepri Bangun Ponton HDPE Senilai Miliaran Rupiah di Anambas dan Bintan

Komentar
X
Bagikan

Jakarta, suaraserumpun.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan membangun ponton (dermaga) berbahan HDPE dengan anggaran miliaran rupiah di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Bintan. Pembangunan ponton ini untuk meningkatkan kualitas sarana konektivitas antarwilayah.

Pembangunan ponton HDPE itu tepatnya di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Anambas. Serta Pelabuhan Pantai Indah di Kijang, Kabupaten Bintan. Keberadaan ponton HDPE diharapkan dapat mendukung Kabupaten Anambas sebagai daerah pariwisata di Kepri dan memudahkan aksesibilitas masyarakat di sekitar Pulau Bintan.

Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menjelaskan infrastruktur transportasi di Kepri sangat dibutuhkan sebagai urat nadi untuk mempercepat pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di wilayah Kepri.

Baca Juga :  Hari Kebangkitan Nasional 2022, Ansar Ahmad: Ayo Bangkit Bersama

“Dua ponton ini sangat dinantikan masyarakat untuk kemudahan akses transportasi, kita pastikan apa yang dibangun ini dirasakan langsung manfaatnya untuk masyarakat,” kata Ansar Ahmad di Jakarta, Senin (9/10/2023).

Ponton HDPE yang dibangun pada tahun 2023 ini, ditargetkan akan selesai pada bulan Oktober nanti untuk Pelabuhan Tarempa. Dan bulan November, untuk penyelesaian ponton di Pelabuhan Pantai Indah, Kijang, Bintan Timur.

Proses lelang dua ponton HDPE ini sudah selesai dan material ponton HDPE untuk pelabuhan Tarempa sedang dalam perjalanan menuju Tarempa. Adapun material ponton HDPE untuk pelabuhan Pantai Indah Kijang sedang proses pengiriman dari pabrik menuju pelabuhan Sunda Kelapa untuk selanjutnya menuju Kijang.

Baca Juga :  Kepulangan Prajurit Yonif TK 136/TS dari Papua Barat Disambut Haru

Anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Kepri untuk ponton HDPE di Pelabuhan Tarempa adalah sebesar Rp2,284 miliar. Sedangkan untuk ponton HDPE di Pelabuhan Pantai Indah anggarannya senilai Rp2,225 miliar.

Pemerintah Provinsi Kepri di tahun 2022 juga sudah membangun tiga ponton HDPE yaitu di Pelabuhan Bandara Tambelan, Sedanau Kabupaten Natuna, dan Pelabuhan Tanjung Buton Daik Kabupaten Lingga. Anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kepri untuk pembangunan tiga ponton HDPE di Tahun 2022 mencapai Rp6,577 miliar.

Seluruh pembangunan ponton HDPE tersebut dilakukan untuk mengatasi konektivitas wilayah yang menjadi tantangan terbesar Pemerintah Provinsi Kepri dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pesan Bupati Bintan kepada Pedagang Antarpulau

Ansar Ahmad secara konsisten terus memperjuangkan agar pemerintah pusat membantu sektor transportasi di Provinsi Kepri. Hasilnya Kementerian Perhubungan memberikan KMP Bahtera Nusantara 03 untuk melayani rute Tanjung Uban-Tambelan-Sintete. Kemenhub juga mengalokasikan biaya subsidi sebesar Rp11,57 miliar untuk pengoperasian KMP Bahtera Nusantara 03.

“Kunci mengatasi luasnya wilayah di Kepri itu ada di infrastruktur transportasi dan armadanya, kita selalu upayakan agar dua hal tersebut benar-benar hadir di Kepri. Kami mohon dukungan dan doa masyarakat Kepri untuk ini,” kata Ansar Ahmad menambahkan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *