banner 728x90
Desky Daswara Ketua RT membersihkan lumpur parit bersama warganya. F- ist

Desky Daswara, Ketua RT yang Suka Bermain Lumpur Parit

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Desky Daswara Ketua RT yang satu ini masih tergolong muda. Desky Daswara disebut warganya, Ketua RT yang suka bermain lumpur parit. Begitu kepiawaiannya bersama warga untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Menjadi seorang Ketua Rumpun Tetangga (RT) bukanlah perkara mudah, tugas yang diembannya begitu kompleks. Mulai dari mengurusi kehidupan bertetangga, merespon keluhan dan laporan dari warganya hingga masalah kebersihan.

Namun, tugas itu ternyata sangat dinikmati Desky Daswara Ketua RT yang satu ini. Pegawai honor di Pemkab Bintan ini mendapatkan kepercayaan menjadi seorang Ketua RT, di tempat tinggalnya sekarang.

Desky Daswara, Ketua RT001/RW005 Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang. Selama mengemban tugasnya, Desky mengambil kebijakan yang ternyata direspon baik oleh warganya.

Baca Juga :  Tak Cuma Meninjau, Rahma Langsung Membikin Kebijakan Penanganan Lokasi Bencana Alam

Dalam sebulan, Desky mewajibkan warganya untuk bergotong royong membersihkan lingkungan warga. Alhasilnya, kini lingkungan warganya lebih terlihat rapi dan bersih. Kebijakannya itu pun diselaraskan dengan bukti nyata.

Setiap gorong royong, Ketua RT yang satu ini tak segan-segan masuk ke parit untuk membersihkan saluran air yang kotor. Hal ini dilakukan bukan untuk kampanye kepentingan Pemilu 2024 mendatang. Dia bukan calon legislatif dari partai politik. Namun, membersihkan lumpur parit merupakan hal yang disukai. Yang penting, lingkungan bersih.

Desky Daswara memiliki misi tersendiri dalam merumuskan kebijakannya tersebut. Selain faktor kebersihan lingkungan yang menjadi tujuan, ternyata Desky memiliki pandangan lain soal kewajiban gotong royong bagi warganya.

Baca Juga :  Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Singkawang, Roby Kurniawan: Ambulans dan Makan Minum Gratis

Menurutnya, dengan gotong royong bersama ini selain memelihara kebersihan lingkungan juga dapat menyambung tali silaturahmi antarwarganya. Dengan begitu, berbagai persoalan bisa dicegahnya sedini mungkin.

“Karena silaturahmi saya anggap sebagai modal terbesar kita dalam hidup bermasyarakat. Dengan silaturahmi kita akan semakin kenal satu sama lain, saling memahami, saling menghargai, jauh dari perselisihan, jauh dari permusuhan,” kata Desky.

Ternyata, misinya ini berhasil. Kehidupan warganya kini jauh lebih harmonis, sesama warga bisa saling menghargai dan memahami.

“Sehingga pada akhirnya kita akan merasa lapang dan nyaman tinggal di lingkungan yang kita cintai ini,” ujarnya.

Selain itu, dirinya pun menilai dengan kebijakan gotong royong yang bersifat wajib bagi warganya ini bisa meningkatkan kepedulian sosial antarwarga. Dengan begitu, dalam bertetangga tidak ada perselisihan yang timbul karena selalu berkomunikasi saat gotong royong maupun kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Bernostalgia ke Masjid Megah di Pulau Kelong, Gubernur Kepri: Kita Lanjutkan Program Mubalig Hinterland

“Warga juga peduli dengan lingkungan hidup baik sosial maupun lingkungan alamnya. Sehingga kita akan semakin nyaman, aman, damai, dan tenteram tinggal di lingkungan kita ini,” ungkapnya.

Tentunya Desky melakukan ini agar kehidupan sosial warganya tercipta dengan baik. Desky Daswara turun langsung dengan warga karena sebagai seorang Ketua RT, harus mampu memberikan contoh bagi warganya agar apa yang dilakukannya memberikan kesan tidak seperti seorang mandor yang sedang mengawasi pekerjanya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *