banner 728x90
Sidang senat terbuka pengukuhan Prof Dr Soerya Respationo SH MH MM sebagai Guru Besar Universitas Batam (Uniba), Sabtu (23/12/2023). F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Menghadiri Pengukuhan Prof Dr Soerya Respationo SH MH MM sebagai Guru Besar Uniba

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Ansar Ahmad Gubernur Kepri menghadiri sidang senat terbuka pengukuhan Prof Dr Soerya Respationo SH MH MM sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Batam (Uniba) di Aula Universitas Batam (UNiba), Sabtu (23/12/2023).

Sidang Senat Terbuka dengan agenda tunggal Pengukuhan Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Batam, dibuka langsung Rektor Uniba Prof Indrayani. Pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan dari Kemendikbud Ristek RI oleh Prof Dr Chablullah Wibisono.

Selanjutnya, Soerya Respationo mendapatkan pengalungan sumir atau kalung wisuda dengan meraih gelar karir akademik tertinggi, sebagai seorang dosen dan akademisi. Prosesi tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Uniba Indrayani.

Soerya Respationoe mengangkat Karya Tulis Ilmiah (KTI) Orasi Ilmiah Harmonisasi Kebijakan dan Praktik Tata Kelola: Membangun Sinergi Antara Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam.

Baca Juga :  Propam Polres Bintan Berbagi Life Jacket kepada Nelayan di Kampung Hulu Riau

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan, sahabatnya Soerya Respationo yang telah resmi menjadi guru besar Uniba, diharapkan akan terus berkontribusi dalam menyumbangkan ilmunya bagi kemajuan dunia pendidikan di Provinsi Kepri.

“Karenan bagaimanapun, berbicara pendidikan, maka tidak bisa dipisahkan, dengan upaya untuk terus meningkatkan persoalan sumber daya manusia (SDM). Karena kunci suatu kemajuan memang ketika SDM nya maju dan mampu bersiang dalam menghadapi perubahan,” jelas Gubernur Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan, Provinsi Kepri telah menempatkan sektor pendidikan sebagai tujuan utama pembangunan. Sebagaimana hal tersebut, telah dijabarkan dalam visi misi sebagaimana yang tertuang dalam rencana pembangunan. Baik untuk jangka menengah dan juga jangka panjang.

Baca Juga :  Penutupan MTQ Kabupaten Bintan Diguyur Hujan, Bintan Utara Juara Umum

Provinsi Kepri, juga patut bersyukur. Karena telah meluncurkan Road Map Blue Economy dan Peta Jalan Trasformasi Ekonomi Kepulauan Riau. Di dalamnya, menempatkan juga sektor pendidikan sebagai fokus utama arah pembangunan yang turut digesa perkembangannya.

“Dan ini makin meyakinkan kita, kalau Kepri yang ditetapkan sebagai kawasan blue economy. Dan juga kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas. Serta kawasan ekonomi khusus, pendidikan di dalamnya akan melaju makin baik,” tutupnya.

Indrayani dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya pengukuhan guru besar ini, mudah-mudahan ilmu yang selama ini dikembangkan akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat akademik, bangsa, dan negara Indonesia umumnya dan Kepri khsusunya.

Baca Juga :  Hari Jadi Ke-19 Kepri, Gubernur: Vaksinasi Sudah Mencapai 80 Persen

“Bagaimana pun, menjadi guru besar adalah sebuah perjalanan panjang dan tidak mudah bagi seorang dosen. Dengan menjadi guru besar tentu yang bersangkutan akan mampu untuk terus meningkatkan penguatan kinerja dan produktivitasnya, bagi kemajuan Uniba ke depannya,” ujarnya.

Lebih dari itu, sambung Indrayani, yang bersangkutan diharapkan juga akan terus mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Serta kontribusi lebih, yang akan diberikan kepada Uniba, dalam ikut serta membanguan daerah khususnya Provinsi Kepri tercinta.

“Semoga Prof Dr Soerya Respationo, ilmunya berkah dan bermanfaat bagi kemajuan peradaban Kepri dan Indonesia,” tutupnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *