banner 728x90
Ketua IMI Kepri Rizki Faisal memperlihatkan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pebalap, Senin (20/11/2023). F- imi kepri

Ketua IMI Kepri Rizki Faizal Bikin MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan buat Melindungi Pebalap

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri Rizki Faisal membikin MoU dengan pihka BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya, buat melindungi anggota dan pebalap yang mengikuti event balapan.

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Senin (20/11/2023), di Kantor BPJS Nagoya Batam.

Kepala Cabang (Kacab) BPJS Ketenagakerjaan Nagoya, Ocky Olivia menyambut baik inisiatif IMI Kepri dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada para peserta balap (pebalap).

“Kami mengapresiasi langkah IMI Kepri yang telah menginisiasi perlindungan untuk seluruh peserta. Kami berharap inisiatif ini tidak hanya terbatas pada setiap event, melainkan diperluas untuk memberikan perlindungan dalam kegiatan ekonomi lainnya,” ujar Ocky Olivia.

Baca Juga :  Kajian Subuh Bersama Ustaz Abdul Somad Menyambut Ramadan 1444 Hijriah di Masjid Baitul Makmur

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan perlindungan sangat penting, termasuk bagi pelaku event seperti pebalap yang melakukan latihan rutin sebelum pelaksanaan. Adanya perlindungan ini akan memberikan perlindungan seperti kecelakaan selama event atau pada saat latihan.

“Kami berikan jaminan atau perlindungan untuk para peserta. Di saat mereka latihan atau saat event mendapatkan kecelakaan maka kami tanggung penuh,” ujarnya.

Kata Ocky, untuk BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan saat ini ada beberapa program diantaranya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun, Jaminan Kematian dan lain sebagainya. Namun, untuk kerjasama dengan IMI Kepri, maka yang diambil ialah Jaminan Kecelakaan dan Jaminan Kematian.

Baca Juga :  Warga Curhat kepada Cen Sui Lan, Kawasan Banjir di Sagulung Batam Tak Ditangani Sejak 20 Tahun

“Untuk IMI Kepri programnya JKK dan Jaminan Kematian. Untuk Jaminan Kematian itu berlaku tidak saat event saja,” ujarnya.

Ketua IMI Kepri, Rizki Faisal SE MM mengungkapkan, untuk IMI se-Provinsi Kepri, ke depannya diwajibkan memasukan semua anggota dan para pebalap masuk ke dalam asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah ini merupakan positif untuk melindungi keamanan dan kesejahteraan anggota dan para pebalap.

“Ke depannya, setiap event balap yang diselenggarakan oleh IMI Kepri wajib memiliki perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,” kata Rizki melalui keterangan resmi yang diterima redaksi suaraserumpun.com.

Rizki Faisal yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri ini melibatkan perlindungan jaminan kecelakaan dan kematian menunjukkan komitmen IMI Kepri dalam melindungi semua anggota dan peserta balap.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tanjungpinang Segera Menyusun Formulasi Pemberian Subsidi Ongkos Bahan Pokok

“Inilah komitmen kami, IMI Kepri bertanggungjawab untuk semua peserta balap dan anggota selama kegiatan,” ungkapnya.

Kata Riski, penandatanganan dengan BPJS Ketenagakerjaan ini juga berlaku di luar event. Namun, diharapkan peserta yang telah mendapatkan asuransi BPJS Ketenagakerjaan bisa dilanjutkan seterusnya.

“BPJS Ketenagakerjaan ini bisa digunakan di seluruh Indonesia, kalau masih aktif. Bagi peserta atau pebalap, ini sangat diperlukan untuk di setiap event balap dan juga menjadi salah satu persyaratan pembuatan KIS,” ungkapnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *