banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Hashim Djojohadikusumo melakukan groundbreaking PT Solder Tin Andalan Indonesia di Kota Batam, Jumat (10/5/2024). F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri dan Hashim Djojohadikusumo Melakukan Groundbreaking PT Solder Tin Andalan Indonesia

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Komisaris Utama Arsari Group Hashim Djojohadikusumo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan PT Solder Tin Andalan Indonesia. Groundbreaking dilaksanakan di Kawasan Industri Tunas Prima Blok B1 No 03, Batu Besar, Kota Batam, Jumat (10/5/2024).

Turut hadir dalam groundbreaking, Komisaris PT Solder Tin Andalan Indonesia Aryo Djojohadi Kusumo, Owner Kawasan Industri Tunas Prima Doli, dan Direktur PT Solder Tin Andalan Indonesia An Sadiano. Turut serta Kapolda Kepri, Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, hilirisasi merupakan hal penting untuk meningkatkan nilai tambah produk. Hilirisasi akan mendorong pembangunan ekosistem industri dalam negeri secara terintegrasi.

Baca Juga :  BPBD Bintan Menyalurkan Bantuan Sembako untuk Ratusan Warga Terdampak Banjir, Anton: Waduk Retensi Berfungsi

“Pemerintah telah mengharuskan adanya hilirisasi bagi sektor pertambangan dan batu bara,” ujarnya.

Ansar Ahmad menuturkan, Presiden Jokowi menekankan pengelolaan dan pemanfaatan mineral harus memberikan nilai tambah nyata bagi perekonomian nasional demi mempercepat kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

“Dipilihnya Batam sebagai lokasi investasi PT Solder Tin Andalan Indonesia menunjukkan Kepri sangat kompetitif untuk industri pemrosesan, peleburan, pemurnian, dan penjualan timah,” imbuhnya.

Ansar Ahmad mengapresiasi investasi ramah lingkungan dan sesuai konsep green energy tersebut. Ia berharap investasi ini membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi perekonomian Batam dan Kepri.

Baca Juga :  Dijual Rumah Bertingkat dan Full Keramik dengan Harga Murah, Hubungi Nomor Kontak Ini

Hashim Djojohadikusumo menyatakan komitmennya mendukung program hilirisasi pertambangan yang digagas Presiden Jokowi dan akan dilanjutkan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Hilirisasi akan memberikan nilai tambah bagi perekonomian kita,” ungkapnya.

Hashim menyebutkan, investasi PT Solder Tin Andalan Indonesia mencapai Rp400 miliar, dengan Rp100 miliar untuk fisik bangunan dan Rp300 miliar modal kerja. Perusahaan mempekerjakan 80 karyawan tetap dan 200 tenaga kontrak.

“Perusahaan akan memproduksi 200 ton tin solder powder per tahun, dan akan ditingkatkan hingga 16 ribu ton dengan omset Rp1,2 triliun per tahun,” tambahnya.

Baca Juga :  32 Perkara Sengketa Pilkada Dilanjutkan MK, Karimun Pun Masuk

Produk PT Solder Tin Andalan Indonesia berbahan baku timah akan diolah untuk komponen elektronik dan ditujukan untuk ekspor ke Amerika, India, Tiongkok, Taiwan, dan Eropa.

Hadir dalam acara tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Walikota Batam Muhammad Rudi, pejabat Pemprov Kepri, instansi vertikal di Kepri, serta tamu undangan lainnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *