banner 728x90
Hafizha Rahmadhani Ketua PKK Bintan bersama warga dan anak balita di sela penyaluran bantuan dari zakat yang dikumpulkan Baznas Kabupaten Bintan, Selasa (10/10/2023). F- diskominfo bintan

Baznas Bintan Menyediakan Bantuan untuk Penderita Stunting

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Kini, Baznas Kabupaten Bintan menyediakan bantuan untuk penderita stunting. Hal itu disampaikan Ketua Baznas Bintan Suryono pada saat Hafizha Rahmadhani Ketua TP-PKK Bintan melakukan penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bintan, di Aula Kantor Baznas Kabupaten Bintan, Selasa (10/10/2023).

Ketua Baznas Bintan Suryono mengatakan, untuk zakat penerima bantuan stunting diberikan selama enam bulan berturut-turut. Kemudian penyaluran zakat bantuan pendidikan siswa SMP sebanyak 35 orang. Pendistribusian zakat berobat untuk orang yang mengalami sakit. Selanjutnya pendistribusian zakat bantuan UMKM dan bantuan dari Baznas Pusat sebanyak Rp120 juta.

Baca Juga :  Kapolda Riau Turun Tangan Meninjau Vaksinasi Pelajar di Kuantan Singingi

Distribusi zakat baik untuk bantuan stunting, bantuan pendidikan, bantuan berobat untuk orang sakit dan bantuan UMKM tersebut merupakan hasil dari Zakat Infaq Sedekah (ZIS) ASN Kabupaten Bintan termasuk Bupati Bintan dan masyarakat.

Hafizha Rahmadhani menyampaikan, dalam Rukun Islam zakat merupakan hal yang istimewa, karena zakat memiliki potensi yang besar serta mampu menabur manfaat ke orang-orang yang membutuhkan. Selain itu zakat juga memiliki keistimewaan mendapatkan pahala yang berlibat ganda.

“Kepada yang hadir saya mengajak untuk kita tidak putus terhadap kewajiban berzakat. Manfaatnya dirasakan saudara-saudara kita tapi tetap akan kembali juga ke kita,” tutur Hafizha.

Baca Juga :  Bangun Semenisasi Rp1 Miliar, Tim Wasev Mabes TNI Tinjau TMMD di Bintan

Diharapkan bantuan yang telah diberikan dapat memberikan manfaat secara bertahap, karena untuk bantuan stunting ini perlu konsistensi, maka dari itu diberikan secara 6 bulan. Termasuk bantuan lainnya dimana para penerima (mustahiq zakat) pun merupakan mereka yang benar-benar membutuhkan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *