Beranda All News PPKM Level 1 di Kepri Diperpanjang, Ansar Ahmad: Jangan Cuek dengan Prokes

PPKM Level 1 di Kepri Diperpanjang, Ansar Ahmad: Jangan Cuek dengan Prokes

0
Ansar Ahmad Gubernur Kepri menyampaikan PPKM Level 1 di Kepri diperpanjang, di sela peresmian lembaga pelatihan kerja di BIE Lobam, Bintan, Selasa (19/10/2021). F- nurul atia/suaraserumpun.com

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Airlangga Hartarto Menko Perekonomian selaku Koordinator PPKM luar Jawa-Bali mengumumkan, ada tiga provinsi yang berstatus Level 1 terhitung, Selasa (19/10/2021). Selain Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sumatera Barat dan NTB juga berada di Level 1.

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mengatakan, mulai Selasa (19/10/2021), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di Kepulauan Riau diperpanjang, sampai 8 November 2021 mendatang. Pemberlakuan ini berdasarkan pengumuman dari pemerintah pusat, di sejumlah daerah di luar Jawa-Bali.

“Perpanjangan PPKM Level 1 ini disampaikan oleh Pak Airlangga selaku Menko Perekonomian selaku koordinator PPKM di luar Jawa-Bali. Saat ini sudah tidak ada lagi provinsi yang PPKM Level 4. Level 3 pun cuma di Kaltara, selebihnya berada di Level 2. Sedangkan kita, Kepulauan Riau bersama Sumatera Barat dan NTB berada di level 1,” ujar Ansar Ahmad, sebelum peresmian Lembaga Pelatihan Kerja di kawasan industri BIE Lobam, Kabupaten Bintan, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga :  Hari Gini, Masih Ada Ayah Kandung yang Mencabuli Anaknya di Bawah Umur

Ansar Ahmad menerangkan, sejak awal penanganan pandemi Covid-19, pemerintah telah memberlakukan PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 sebanyak 11 kali.

“Alhamdulullah, kita di Kepri sudah berada di level 1. Dan ini harus kita jaga terus. Makanya saya selalu ingatkan kepada seluruh masyarakat, jangan cuek dengan prokes,” tegas Ansar Ahmad.

Selama masa perpanjangan PPKM Level 1 di Provinsi Kepri hingga 8 November nanti, pemerintah pusat akan terus mengevaluasi pelaksanaan PPKM di seluruh wilayah Indonesia. PPKM untuk kabupaten/kota akan ditetapkan ulang oleh pemerintah, berdasarkan hasil evaluasi dari sejumlah indikator penilaian yang ada.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional 2021, PWI Membahas Ekosistem Pers yang Berkelanjutan

Indikator penilaian tersebut mencakup jumlah kasus positif Covid-19, kasus kematian, kasus kesembuhan, tingkat testing dan tracing, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit, hingga capaian vaksinasi di wilayah masing-masing tersebut.

Berdasarkan data infografis perkembangan kasus covid-19 di Kepulauan Riau per 18 Oktober 2021, secara umum total konfirmasi se-Provinsi Kepulauan Riau 53.811 orang (+2), dengan rincian kasus aktif sebanyak 77 Orang (-9) atau hanya 0,14 persen. Sedangkan kasus sembuh sebanyak 51.980 Orang (+10) atau 96,60 persen, adapun yang meninggal sebanyak 1.754 Orang (+1) atau 3,26 persen.

Baca Juga :  Sepuluh Tokoh dan Perusahaan Dapat Penghargaan dari BP Batam

BOR Rumah Sakit Se-Provinsi Kepulauan Riau 3.11 persen dan Positivity Rate Kepulauan Riau di angka 0.23 persen. Untuk peta risiko per tanggal 10 Oktober 2021 di seluruh kabupaten dan kota di Kepri berada dalam zona kuning.

“Capaian-capaian perbaikan dalam penanganan covid-19 di Kepri ini hasil kerja keras kita semua. Maka dari itu, kita jangan lengah dan jangan cuek. Tingkatkan terus kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan sehari-hari,” demikian pesan Ansar Ahmad Gubernur Kepri. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here