Beranda All News Tancap Gas, Ansar Ahmad dan Kemendag Bahas Ekspor Produk Perikanan Kepri

Tancap Gas, Ansar Ahmad dan Kemendag Bahas Ekspor Produk Perikanan Kepri

0
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI Didi Sumedi berfoto, usai membahas ekspor produk perikanan Kepri, Selasa (2/3/2021).

JAKARTA (suaraserumpun) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad langsung tancap gas, untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Ansar Ahmad dan Kementerian Perdagangan RI melalui Dirjen Perdagangan Luar Negeri, membahas tentang ekspor produk perikanan dan kelautan Provinsi Kepri, di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Pertemuan Ansar Ahmad di Kantor Kemendag RI itu, dihadiri Didi Sumedi selaku Dirjen Perdagangan Luar Negeri. Didi didampingi Direktur Impor Johni Martha. Sedangkan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad didampingi Kadisperindag Burhanuddin.

“Iya, tadi saya membahas beberapa hal dengan Pak Dirjen Perdagangan Luar Negeri. Ada Direktur Impor Johni Martha juga. Kita itu membahas ekspor produk perikanan dan kelautan yang ada di Kepri,” ujar Ansar Ahmad, usai pertemuan dengan Dirjen.

Baca Juga :  Kepri dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19, Ansar Ahmad Minta Tambah Vaksin

Ansar Ahmad langsung ingin mendorong agar ekspor produk atau potensi perikanan dan kelautan Kepri meningkat. Karena, wilayah Provinsi Kepri berbatasan dengan banyak negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Memang, kata Ansar Ahmad, selama ini ekspor produk-produk perikanan dan kelautan tersebut sudah berjalan.

“Tapi, kita ingin ada peningkatan ekspor itu. Khususnya sektor-sektor perikanan dan kelautan, serta pertanian. Produk ini kan bersentuhan langsung dengan masyarakat Kepri,” kata Ansar Ahmad.

Harga Barang Murah

Selain ekspor produk perikanan, Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri juga membahas harga bahan pokok. Agar harga barang lebih murah untuk masyarakat Kepri. Tentu dengan berbagai intensif dari kementerian. Sehingga harga-harga di kawasan Free Trade Zone (FTZ) lebih murah dibandingkan daerah lain.

Baca Juga :  Pj Gubkepri Minta Percepat Proses Pelantikan Ansar-Marlin

Harga bahan pokok yang murah, kata Ansar Ahmad, bisa menjadi salah satu daya tarik investasi ke Kepri. Karena dengan daya beli yang terjaga, membuat investasi juga terjaga.

“Kondisi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi tinggi. Ini membuat investasi akan terus masuk,” tambah Ansar Ahmad.

Produk Lokal

Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga merespon terhadap pertanian dan pelaku UMKM Kepri. Hal ini telah dikemukakan dalam rapat perdana di Dompak, Tanjungpinang, Senin (1/3/2021) kemarin. Ansar Ahmad menekankan, agar OPD di Pemprov Kepri, dalam menyelenggarakan setiap acara, agar fasilitas konsumsi yang disediakan mesti memprioritaskan pemanfaatan produk olahan lokal.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Punya Jurus Jitu buat Menurunkan Kasus Covid-19 yang Melonjak

“Kalau acara-acara Pemprov ke depannya, saya minta agar makanannya, baik kue atau buah kalau bisa dari produk lokal, dari pembuat kue dan petani lokal kita. Dengan membeli dari petani lokal dan pembuat kue lokal kita, tentunya sangat membantu mereka. Pelaku UMKM terus bertahan, dan ekonomi kembali pulih di tengah pandemi,” kata Ansar Ahmad menambah. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here