banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau pengerjaan proyek strategis Provinsi Kepri di wilayah Tanjungpinang, belum lama ini. F- diskominfo kepri

Ansar Ahmad Menggesa Pengerjaan Sederet Proyek Strategis, Pembangunan BLK Karimun Selesai

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad SE MM terus menggesa pengerjaan sederet proyek strategis Provinsi Kepri, pada tahun anggaran 2023 ini. Satu di antaranya pembangunan gedung bengkel (workshop) Balai Latihan Kerja (BLK) di Karimun, yang sudah selesai 100 persen hingga, Kamis (7/12/2023).

Sederet proyek strategis Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2023 dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP). Beberapa proyek tersebut di antaranya pembangunan gedung workshop BLK Karimun. Pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) lanjutan. Pembangunan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lanjutan. Penataan Kawasan Kota Lama Jalan Teuku Umar, Pembangunan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tahap I. Serta Pengadaan dan Penggantian Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) Batu 10, Simpang Kota Piring.

Baca Juga :  Aspirasi Pedagang Tanjungpinang: Pak Presiden, Setop PPKM Level 4

Untuk pembangunan gedung Workshop BLK Karimun, memiliki nilai kontrak Rp6,7 miliar. Masa pelaksanaan pekerjaan selama 180 hari kalender. Untuk proyek ini realisasi pekerjaannya sudah 100 persen, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Pembangunan Gedung LAM Lanjutan memiliki nilai kontrak Rp17,9 miliar. Masa pelaksanaan pekerjaan selama 230 hari kalender. Realisasi progres pekerjaan mencapai 93,7 persen, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Pembangunan Gedung Dekranasda Lanjutan memiliki nilai kontrak Rp15,7 miliar. Masa pelaksanaan pekerjaan 210 hari kalender, realisasi progres pekerjaan mencapai 95,32 persen, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Penataan Kawasan Kota Lama Jalan Teuku Umar memiliki nilai kontrak Rp6,8 miliar. Masa pelaksanaan pekerjaan 210 hari kalender. Realisasi progres pekerjaan mencapai 95,2 persen, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Baca Juga :  Puluhan Pengusaha UMKM Diberikan Pembinaan Melalui Program Inkubasi Bisnis

Pembangunan Gedung Bawaslu Tahap I memiliki nilai kontrak Rp3,9 miliar. Masa pelaksanaan pekerjaan 150 hari kalender. Realisasi pekerjaan telah selesai 100 persen.

Pengadaan dan Penggantian Pipa JDU Batu 10 menuju Simpang Kota Piring memiliki nilai kontrak Rp13,8 miliar. Masa pelaksanaan pekerjaan 159 hari kalender. Realisasi progres pekerjaan mencapai 84,4 persen.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Jepang, Kamis (7/12/2023) menyatakan, dirinya optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu. Ia juga yakin bahwa pembangunan proyek strategis tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat nantinya.

Baca Juga :  Cerita yang Tersisa dari Tragedi Pantai Pengudang, Jasad Fiki Digendong Babinsa

“Kita terus memantau dan mengawasi progres pekerjaan proyek strategis ini. Saya berharap tidak ada kendala yang menghambat penyelesaiannya. Proyek-proyek ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan publik di Kepri,” ujar Ansar Ahmad.

Khusus proyek di Tanjungpinang, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, proyek tersebut akan semakin mendukung revitalisasi yang sedang digesa untuk mengubah wajah ibu kota Provinsi Kepri, menjadi kota kecil yang bersih, rapi, dan dirindukan.

“Kita ingin Tanjungpinang menjadi kota yang nyaman dan menarik untuk dikunjungi. Kemudian memperbaiki infrastruktur, fasilitas, dan lingkungan kota ini. Saya yakin cita-cita kita, Tanjungpinang menjadi kota kecil yang dirindukan akan tercapai,” ujar Ansar Ahmad Gubernur Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *