Beranda All News Ansar Ahmad Bikin Rakor Kepala Daerah di Karimun, Bahas Dampak Kenaikan Harga...

Ansar Ahmad Bikin Rakor Kepala Daerah di Karimun, Bahas Dampak Kenaikan Harga BBM

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin rapat koordinasi bersama kepala daerah se-Kepri di Karimun, Senin (19/9/2022). F- dok/suaraserumpun.com

Karimun, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad secara rutin mengundang bupati dan wali kota se-Provinsi Kepri untuk mengadakan rapat koordinasi tingkat kepala daerah. Kali ini, Ansar Ahmad membiki rakor kepala daerah di Karimun. Satu di antara pembahasan yaitu skema kebijakan untuk menekan dampak dari kenaikan harga BBM.

Dalam rapat koordinasi, secara umum Gubernur Kepri Ansar bersama kepala daerah maupun perwakilan dari setiap kabupaten dan kota membahas tentang isu-isu terkini yang berkembang di Provinsi Kepri. Dan pengkoordinasian untuk memacu pertumbuhan ekonomi Kepri. Kali ini rapat koordinasi digelar di Kabupaten Karimun, tepatnya di ruang rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Senin (19/9/2022).

“Rapat Koordinasi ini merupakan komitmen bersama dalam percepatan pembangunan di segala lini, selain itu koordinasi ini menjadi langkah tindak lanjut dalam menjabarkan segala arahan bapak Presiden Republik Indonesia dalam menggesa pembangunan di tingkat pusat sampai ke daerah,” kata Gubernur Kepri Ansar saat pembukaan Rakor.

Baca Juga :  Cen Sui Lan: Rp9 Miliar Program KOTAKU untuk 9 BKM di Kota Batam

Adapun beberapa topik pembahasan yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut adalah percepatan laju pertumbuhan ekonomi, realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten/ Kota, realisasi APBD tahun anggaran 2022 kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Serta target capaian Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sebesar 95 persen, kondisi stunting dan evaluasi realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Keluarga Berencana di kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau.

Selain itu, diperlukan langkah kolaborasi yang cepat dalam menekan laju inflasi yang saat ini sudah mencapai angka 6,00 poin. Termasuk dari dampak kenaikan BBM melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 218.K/MG.01/MEM.M/2022 Tentang Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Penugasan.

Baca Juga :  Tersandung Head to Head di Piala AFF U-19 2022, PSSI Mengajukan Surat Protes ke AFF

“Saat ini pemerintah provinsi telah menyiapkan beberapa skema kebijakan untuk menekan dampak dari kenaikan harga BBM tersebut.Dan dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen. Termasuk stakeholder terkait,” jelas Gubernur Kepri.

Dibahas pula dalam rapat koordinasi tersebut target sebesar 40 persen Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN), Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau, dan keikutsertaan nelayan pada Program BPJS Kesehatan di kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau.

Ansar Ahmad Gubernur Kepri membahas upaya menekan dampak kenaikan hargaBBM dalam Rakor dengan kepala daerah di Karimun, Senin (19/9/2022). F- Istimewa/Diskominfo Kepri

Kabupaten Karimun dipilih sebagai tempat menyelenggarakan Rapat Koordinasi kepala daerah se-Kepri, untuk meningkatkan perputaran ekonomi di Karimun. Dengan banyaknya peserta rapat koordinasi yang hadir ke Karimun. Hal ini sebagai bentuk dukungan Gubernur Kepri Ansar Ahmad terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten dan kota di Kepri. Untuk rapat koordinasi berikutnya Gubernur Kepri Ansar Ahmad merencanakan menggelarnya di Kabupaten Lingga.

Baca Juga :  Ketua DK Beri Tugas Khusus buat Kepala BP Bintan dan BP Karimun

Tampak hadir dalam rapat koordinasi tersebut Bupati Karimun Aunur Rafiq selaku tuan rumah, Bupati Natuna Wan Siswandi hadir secara daring, Sekdako Batam, Pj Sekda Bintan Rony Kartika, Asisten II Kota Tanjungpinang, Kepala BI Perwakilan Kepri Musni Hardi K Atmaja, Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus, Kepala BRK cabang Tanjungpinang Wan Abdurahman, dan Kepala BKKBN Kepri Rohina. (yen)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here