Beranda All News Sandyarto Membikin Petinju DKI Jakarta KO di PON XX Papua, Dendam Terbalas

Sandyarto Membikin Petinju DKI Jakarta KO di PON XX Papua, Dendam Terbalas

0
Sandyarto petinju Kepri bersama pelatih setelah menang KO atas Hasmar Lubis petinju asal DKI Jakarta, di perempat final PON XX Papua, Kamis (7/10/2021). F- Istimewa/Humas KONI Kepri

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Petinju andalan Kepri Sandyarto Deno Feroja melaju ke babak semifinal. Sandyarto membikin Hasmar Lubis petinju asal DKI Jakarta KO di PON XX Papua. Sebelumnya, Hasmar pernah mengejek Sandyarto di Seleknas. Dendam terbalas!

Dalam laga perempat final di GOR Cendrawasih, Jayapura, Kamis (7/10/2021) malam WIT, Sandyarto alias Sandy menang TKO atas lawannya Hasmar Lubis dari DKI Jakarta. Ronde pertama dimulai, Sandy langsung menggebrak. Pukulannya bertubi-tubi mengenai wajah Hasmar.

Hasmar berusaha melawan, tapi Sandy mampu tammpil dominan. Terus menerus terkena pukulan, wasit menghentikan pertandingan dan memberikan hitungan pada Hasmar. Hingga babak pertama berakhir Sandy unggul jauh dalam perolehan nilai. Situasi tak berubah saat laga memasuki ronde kedua.

Baca Juga :  Susahnya Pelajar di Perbatasan Antarnegara Mencari Sinyal, Harus ke Padang Melang

Hasmar semakin sulit menghentikan pukulan Sandy. Beruntun jab, hook dan uppercut Sandy mengenai Hasmar. Tak ayal wasit kembali menghentikan pertandingan dan memberikan hitungan pada Hasmar. Menyatakan masih sanggup bertanding, Hasmar kembali berlaga.

Tapi Sandy kembali menghujani Hasmar dengan pukulan straigh dan hook kanannya. Melihat itu, ofisial DKI melemparkan handuk sebagai tanda menyerah. Wasit langsung menghentikan pertandingan dan menyatakan Sandy menang dalam laga itu. Ini adalah pembalasan manis Sandy pada Hasmar.

Asisten pelatih tinju Kepri Rionando mengucapkan syukur anak asuhnya berhasil meraih kemenangan dalam laga perempat final. Menurutnya Sandy tampil dominan di pertandingan itu.

Baca Juga :  Suka Duka Tenaga Medis RSUD Bintan Menangani Covid-19, Masih Ada Tudingan yang Hoaks

“Kami puas dengan hasil ini. Jujur pada saat kalah di Seleknas tim inti Juni 2021 lalu, Sandy tidak saja kecewa (dendam) karena kalah dengan kecurangan. Saat itu, usai diputuskan menang, Hasmar merangkak-rangkak (mengejek) setelah dinyatakan menang. Ini jelas membuat sandy tersinggung,” tambahnya.

Kekalahan Sandy ketika itu, lanjut Rionando, terbalaskan pada pertandingan di PON XX Papua.

“Kita menang meyakinkan. Yakni menang undur diri (KO), pelatih DKI lempar handuk,” serunya saat memberikan keterangan resmi yang diterima redaksi suaraserumpun.com, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Naik di Bintan, Bupati: Kalau Peduli, Tingkatkan Protokol Kesehatan

Melihat Hasmar terlalu banyak terkena pululan, pelatih DKI mengambil keputusan untuk lempar handuk.

“Kondisi Harmas sudah menghawatirkan. Kemenangan Sandy membuat Kepri mengamankan satu medali perunggu dari cabor tinju. Sandy akan terus mencoba untuk meraih hasil maksimal,” tambahnya.

Di semifinal Sandy akan menghadapi Erico Kevin Amanapunyo dari petinju tuan rumah Papua. (sigik)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here