Beranda All News Hasil Kualifikasi MotoGP Argentina: Espargaro Pole Position, Jack Miller Kena Penalti

Hasil Kualifikasi MotoGP Argentina: Espargaro Pole Position, Jack Miller Kena Penalti

0
Aleix Espargaro dan Maverick Vinales pebalap tim Aprilia berpelukan setelah menjalani sesi kualifikasi MotoGP 2022 Argentina, Minggu (3/4/2022) dini hari. F- Istimewa/instagram@motogp

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Balapan MotoGP Argentina, akan dilangsungkan menjelang sahur puasa Ramadan, Senin (4/4/2022) dini hari nanti. Berikut posisi start (grid) dari hasil kualifikasi MotoGP Argentina, setelah Jack Miller kena penalti.

Jack Miller terkena penalti turun tiga posisi start. Hal itu turut berdampak pada posisi start MotoGP Argentina 2022. Pada awalnya Miller akan menjalani balapan MotoGP Argentina 2022 di Termas de Rio Hondo, Senin (4/4/2022) dini hari WIB, dengan berada di posisi ke-11.

Namun, sebuah insiden saat sesi kualifikasi, Minggu (3/4/2022) dini hari WIB, membuat Jack Miller kini harus rela disanksi turun tiga posisi start. Dalam keterangan MotoGP, Jack Miller kena sanksi karena dianggap menghambat rider lain lewat laju lambat pada Turn 7 sesi Q2. Rider lain yang dimaksud adalah Fabio Quartararo, yang pada prosesnya ada di posisi keenam.

Baca Juga :  Susilawati Ketua Himpaudi Kuantan Mudik Periode 2021-2025

Dengan sanksi tersebut, Jack Miller kini harus kehilangan posisi start ke-11, yang kini akan diisi oleh Brad Binder. Sementara itu Jack Miller harus start di posisi ke-14 MotoGP Argentina 2022.

Berikut posisi start MotoGP Argentina, Senin (4/4/2022) dini hari nanti:

  1. 1. Aleix Espargaro, Aprilia Racing (RS-GP) 1’37.688
  2. 2. Jorge Martin, Pramac Ducati (GP22), +0.151
  3. 3. Luca Marini, Mooney VR46 Ducati (GP22), +0.431
  4. 4. Pol Espargaro, Repsol Honda (RC213V), +0.477
  5. 5. Maverick ViƱales, Aprilia Racing (RS-GP), +0.508
  6. 6. Fabio Quartararo, Monster Yamaha (YZR-M1), +0.593
  7. 7. Alex Rins, Suzuki Ecstar (GSX-RR), +0.767
  8. 8. Joan Mir, Suzuki Ecstar (GSX-RR), +0.828
  9. 9. Johann Zarco, Pramac Ducati (GP22), +0.849
  10. 10. Takaaki Nakagami, LCR Honda (RC213V), +0.888
  11. 11. Brad Binder, Red Bull KTM (RC16), +1.244
  12. 12. Enea Bastianini, Gresini Ducati (GP21) 1’38.566
  13. 13. Francesco Bagnaia, Ducati Lenovo (GP22) 1’38.61
  14. 14. Jack Miller, Ducati Lenovo (GP22), sanksi penalti
  15. 15. Franco Morbidelli, Monster Yamaha (YZR-M1) 1’38.805
  16. 16. Miguel Oliveira, Red Bull KTM (RC16) 1’38.871
  17. 17. Marco Bezzecchi, Mooney VR46 Ducati (GP21)* 1’38.877
  18. 18. Andrea Dovizioso, WithU Yamaha RNF (YZR-M1) 1’38.938
  19. 19. Alex Marquez, LCR Honda (RC213V) 1’39.095
  20. 20. Fabio Di Giannantonio, Gresini Ducati (GP21)* 1’39.126
  21. 21. Raul Fernandez, KTM Tech3 (RC16)* 1’39.153
  22. 22. Remy Gardner, KTM Tech3 (RC16)* 1’39.159
  23. 23. Darryn Binder WithU Yamaha RNF (YZR-M1)* 1’39.38
  24. 24. Stefan Bradl Repsol Honda (RC213V) 1’39.487
Baca Juga :  Pemprov Kepri Memberikan Keleluasaan ke BPK untuk Menilai Secara Objektif

Kacau Balau
Balapan di Sirkuit Autodromo Rio Hondo, Argentina, akan start, Senin (4/4/2022) dini hari WIB. Jadwal race ketiga MotoGP 2022 itu kacau balau karena pengiriman logistik yang mengalami kendala. Gresini Racing merupakan salah satu tim yang semua logistiknya tak sampai tepat waktu. Akibatnya, persiapan untuk balapan MotoGP Argentina menjadi tak maksimal.

Grid posisi start hasil kualifikasi MotoGP 2022 Argentina setelah Jack Miller terkena penalti. F-sumber/motogp

Akibatnya, Bastianini hanya bisa menempati posisi ke-13. Rider Aprilia, Aleix Espargaro, yang akan start pertama di MotoGP Argentina usai mencatatkan waktu 1 menit 37,688 detik, Bastianini berjarak nyaris satu detik, dia menorehkan waktu satu menit 38,566 detik.

Baca Juga :  Bangun Jalan dan Fasilitas MCK, Risma Puji SMSI

Kendala persiapan yang mepet diakui oleh Bastianini. Pebalap 24 tahun itu tetap mempunyai misi agar bisa tetap kompetitif saat balapan nanti agar tetap bisa bikin bangga Indonesia.

“Merupakan persiapan balap yang sulit. Kenyataan yang harus diterima akibat memulai kesalahan langkah dan sulit diubah. Nyaris masuk Q2 hanya beberapa ribu detik setelah ikuti FP2 dan Q1,” kata Bastianini melalui keterangan resminya. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here