banner 728x90
Hj Dewi Kumalasari Ketua LKKS Provinsi Kepulauan Riau mendapat kalung bunga saat berkunjung dan menginisiasi desa wisata ramah perempuan dan anak di Desa Resun, Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Kamis (19/10/2023). F- diskominfo kepri

Di Lingga, Hj Dewi Kumalasari Menginisiasi Desa Wisata Ramah Perempuan dan Anak

Komentar
X
Bagikan

Lingga, suaraserumpun.com – Hj Dewi Kumalasari Ketua LKKS Provinsi Kepulauan Riau tak cuma mengikuti agenda Pemprov Kepri, saat kunjungan kerja bersama rombongan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad SE MM ke Kabupaten Lingga. Di Lingga, Hj Dewi Kumalasari menginisiasi desa wisata ramah perempuan dan anak. Tepatnya di Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara.

Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar membuka kegiatan darmawisata Desa Resun, Lingga Utara, Kamis (19/10/2023) kemarin. Hal ini sebagai upaya Hj Dewi Kumalasari menginisiasi desa wisata ramah perempuan dan anak di desa wilayah Kabupaten Lingga tersebut.

Kegiatan ini melibatkan peserta para pelajar anak-anak yang berusia dari 15 sampai dengan 17 tahun terdiri dari perwakilan dari Desa Resun, Forum Anak Kabupaten Lingga, Kota Batam, dan Kabupaten Natuna. Jumlah total peserta adalah 50 orang. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh tim penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, LKKS Provinsi Kepulauan Riau, tim penggerak PKK Kabupaten Lingga, dan pemerintah Desa Resun.

Baca Juga :  Iris Metspalu Wasit Perempuan yang Mencuri Perhatian di Thomas-Uber Cup 2021

Hj Dewi Kumalasari mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan pariwisata Desa Resun yang menjadi desa wisata ramah perempuan dan peduli anak. Desa Resun memiliki potensi kekayaan keindahan alam yang luar biasa serta khazanah kebudayaan yang dilestarikan dan dimanfaatkan oleh masyarakatnya. Desa Resun juga telah meraih berbagai macam prestasi dalam bidang kepariwisataan.

“Kami berharap bahwa pemerintah kabupaten dan provinsi dapat mendukung inisiasi dijadikannya Desa Resun ini sebagai destinasi pariwisata ramah perempuan dan anak,” ujar Hj Dewi Kumalasari.

Baca Juga :  Jika Tak Untung, Roby Ingin Mengevaluasi Total Kinerja Direksi PT BIS

Dewi Kumalasari menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari program PKK dan LKKS untuk Indonesia maju. PKK dan LKKS adalah mitra pemerintah untuk memberikan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan keluarga dengan beberapa program yang diprioritaskan, terutama di bidang kesehatan. Salah satunya memberikan bimbingan dan binaan kepada pengurus PKK dan masyarakat yang berada di Desa Resun melalui kegiatan di puskesmas dan posyandu.

Dewi Kumalasari berharap, kegiatan ini dapat menimbulkan rasa aman kepada kaum perempuan dan anak di Desa Resun. Hal ini mengacu pada Permendikbud nomor 46 tahun 2023 tentang pencegahan dan penanganan pencegahan kekerasan.

“Kami tahu bahwa akhir-akhir ini Indonesia tidak terkecuali Kepri darurat bullying. Oleh karena itu, kami memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak agar mereka dapat melindungi diri mereka sendiri dan saling menghargai,” kata Dewi Kumalasari.

Baca Juga :  MTQ 2022 Provinsi Kepri di Anambas, Ansar Ahmad Memborong Produk UMKM Lokal

Kegiatan darmawisata Desa Resun ini berlangsung selama tiga hari, Kamis (19/10/2023) sampai Sabtu (21/10/2023). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Resun sekaligus mempererat silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat, serta antara sesama pengurus PKK dan LKKS.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LKKS Provinsi Kepri bersama Gubernur Kepri H Ansar Ahmad menyerahkan 2.000 bibit cabai dan 100 goodie bag yang berisi masker, multivitamin, dan povidone iodine untuk PKK Kabupaten Lingga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lingga M Nizar, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Rizky Faisal, Anggota DPRD Provinsi Kepri Kamaruddin Ali, Ketua TP-PKK Kabupaten Lingga Marathusholiha Nizar, dan Ketua DWP Kabupaten Lingga Kamariah. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *