banner 728x90
Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri mengingatkan lagi tentang pengadaan alat radar canggih MS-2 untuk Natuna kepada Kepala BMKG pusat Prof DR Dwikorita Karnawati saat RDP Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (8/2/2023). F-dok/suaraserumpun.com

Cen Sui Lan: Pengadaan Radar Canggih MS-2 di Natuna itu Harus Mengcover Radius 600 Km

Komentar
X
Bagikan

Jakarta, suaraserumpun.com – Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri) memastikan lagi program pengadaan radar canggih MS-2 untuk Natuna, agar segera dieksekusi. Tapi, pengadaan radar canggih MS-2 itu harus mengcover radius (coverage) 600 Km.

Penyediaan radar canggih MS-2 di Natuna, bertujuan mendukung keberadaan Flight Information Region (FIR), yang sudah diambil alih oleh negara Indonesia dari Singapura. Serta sebagai fungsi ekonomi dan pertahanan.

“Tapi, pengadaan radar canggih MS-2 di Natuna itu harus mengcover radius (coverage) 600 Km,” sebut Cen Sui Lan kepada suaraserumpun.com, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Prof DR Dwikorita Karnawati Kepala BMKG, dan Marsekal Madya Hendri Alpiandi, di ruang rapat Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga :  Hasil MotoGP 2021 Catalunya: Marquez dan Rossi Crash, Pebalap KTM Miguel Oliveira Jawara

Cen Sui Lan yang juga sebagai Penasehat IKA Lemhanas Provinsi Kepri ini kembali mengingatkan kepada Dwikorita Kepala BMKG, agar pengadaan program radar canggih MS-2 di Natuna, yang mampu mengcover radius 600 Km itu, harus segera. Karena hampir 2 tahun lalu, sudah diprogramkan. Bahkan gedung untuk fasilitas radar canggih tersebut, sudah selesai dibangun.

Cen Sui Lan meminta ketegasan Dwikorita Kepala BMKG pada saat RDP tersebut.

“Dari penjelasan beliau, memang menggunakan dana pinjaman luar negeri. Dan pada tahun 2022 lalu, alat-alat radar canggih sudah datang. Tapi pihak negara pemberi pinjaman mengirim radar dengan coverage 350 Km,” jelas Cen Sui Lan.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Bangun Gedung Serbaguna dan Jalan Beton di Kampung Seraya Batam

“Ini jauh dari kebutuhan kita, dan kita tolak. Tahun anggaran 2023 ini, pengadaannya kita split (dipisahkan), untuk memudahkan paketnya,” sambungnya.

Cen Sui Lan juga menegaskan, agar pengadaan radar canggih itu harus terealisasi.

“Bu Dwikorita melaksanakan ini sesuai arahan Ibu Cen Sui Lan dan juga dari Kemenkeu. Agar semua prosesnya berjalan dengan baik,” tambah Cen Sui Lan.

Sebelumnya, Cen Sui Lan mendesak Kepala BMKG pusat tentang anggaran pembangunan radar MS-2 di Natuna ini, pada saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Kepala BMKG dan Kepala Basarnas, pertengahan tahun 2022 lalu. Berdasarkan data BMKG, Cen Sui Lan mengungkapkan, dari dana pinjaman luar negeri itu, pagu (2023) di BMKG sekitar Rp460 miliar. Jumlah itu khusus pinjaman dari luar negeri. Tapi yang ditargetkan atau yang diperlukan BMKG, sekitar Rp389 miliar.

Baca Juga :  Giliran Satuan Intelkam Polres Bintan yang Menyalurkan Bapokting

Selain membahas anggaran, Cen Sui Lan juga sudah Cen Sui Lan melakukan kunjungan kerja pengawasan ke Kabupaten Natuna, awal Maret 2022 lalu. Cen Sui Lan didampingi Guswanto selaku Deputi BMKG pusat, meninjau langsung lokasi lahan untuk pembangunan gedung BMKG Natuna. Gedung BMKG untuk sarana penyediaan radar MS-2 tersebut dibangun pada tahun anggaran 2022. Dana pusat yang dialokasikan sebesar Rp15 miliar. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *