banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan pejabat PT PLN menekan tombol pada saat meresmikan pengoperasian saluran kabel laut tegangan menengah 20 Kilovolt (kV) di Pulau Buluh, Kota Batam, Sabtu (23/12/2023). F- diskominfo kepri

Penantian 64 Tahun, Gubernur Kepri Meresmikan Pengoperasian Saluran Kabel Laut di Pulau Buluh

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Setelah penantian 64 tahun, kini listrik PLN menyala 24 jam sehari di Pulau Buluh, Kota Batam. Layanan listrik 24 jam sehari itu diberikan, setelah Gubernur Kepulauan Riu H Ansar Ahmad meresmikan pengoperasian saluran kabel laut tegangan menengah 20 Kilovolt (kV) di Pulau Buluh, Kota Batam, Sabtu (23/12/2023).

Saluran kabel laut tegangan menengah 20 kV ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan PT PLN (Persero) dalam upaya menyukseskan program Kepri Terang.

Secara fisik, program ini dibangun oleh PT PLN dengan menggelar kabel laut dari Sagulung Pulau Batam ke Pulau Buluh, Kelurahan Pulau Buluh Kecamatan Bulang, yang daya listriknya bersumber dari PT PLN Batam.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, sebelum terhubung kabel laut ini, PLN di Pulau Buluh ini hanya menyala selama 14 jam, menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kondisi kritis.

“Dengan beroperasinya kabel laut ini, ke depan listrik di sini Insya Allah akan menyala 24 jam. Pelan-pelan semua pulau di Kepri kita terangi dengan listrik PLN. Ini juga bagian dari upaya mencerdaskan masyarakat dan mendongkrak perekonomian,” kata Ansar Ahmad saat menyampaikan sambutan.

Baca Juga :  Kapolres dan Ketua Bhayangkari Bintan Memberikan Bingkisan buat Petugas Operasi Ketupat Seligi

Dengan tersambung ya kabel laut ini, maka kondisi sistem kelistrikannya di Pulau Buluh, Daya terpasang sebesar 360 kW (kilowatt) dengan daya mampu mampu 220 kW dan beban puncak 204 kW.

Adapun jumlah pelanggan rumah tangga saat ini sebanyak 646 pelanggan dan 100 persen telah terlistriki. Dan dengan adanya kabel laut maka pelayanan listrik di Pulau Buluh kini meningkat sehingga dapat menyala 24 jam.

Program PT PLN (Persero) dan PT PLN Batam ini, lanjut gubernur, sejalan dengan program Provinsi Kepulauan Riau, yakni Kepri Terang. Pelaksanaan kegiatan seperti Program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL), dengan penerima manfaat untuk penduduk kurang mampu pada tahun 2023 sebanyak 2.748 rumah tangga.

“Sehingga total BPBL dari Tahun 2021 sampai dengan Tahun 2023 yang sudah terealisasi sebanyak 9.507 rumah tangga,” sebut Ansar Ahmad.

Selain itu, lanjutnya, pengadaan dan pemasangan Genset serta jaringan listrik di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di 6 Pulau dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 496 rumah tangga. Kemudian pengadaan dan pemasangan Solar Home System (SHS) di 4 Pulau dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 64 rumah tangga, Revitalisasi JTM dan JTR di Kawasan cagar budaya (Heritage) dan Kota Tua serta Penerangan Jalan Umum (PJU).

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Angkat Bicara Soal Aturan Pelantikan Sekwan DR Muhamad Amin

“Kami berterima kasih kepada PT. PLN (Persero) dan PT. PLN Batam atas kerjasamanya dalam rangka mensukseskan program Kepri Terang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dan tercapainya target Rasio Elektrifikasi (RE) di tahun 2023 Provinsi Kepulauan Riau sebesar 97,5 persen. Melalui program ini semoga dapat meningkatkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam rumah tangga, meningkatkan aktivitas belajar bagi anak-anak di malam hari dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat,” papar Ansar.

GM PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri Agung Murdifi dalam sambutannya mengatakan bahwa mewujudkan layanan listrik 24 jam di Pulau Buluh ini bukan hal yang mudah, apalagi melalui kabel bawah laut. Oleh sebab itu, setelah peresmian ini, Agung meminta kepada masyarakat Pulau Buluh untuk bersama-sama menjaga semua aset PLN yang ada.

“Kita patut bersyukur karena sekarang Pulau Buluh sudah teraliri listrik 24 jam. Kita sukseskan program Kepri Terang Pemprov Kepri. Dan saya minta kita jaga semua aset PLN yang ada disini, agar layanan listrik 24 jam ini tanpa ada kendala kedepannya,” katanya.

Sementara itu Ketua RT 04 Pulau Buluh, Muhammad, mewakili warganya menyampaikan Terimakasih kepada pemerintah Provinsi Kepri dibawah kepemimpinan H. Ansar Ahmad, DPRD Kepri, PLN serta semua yang sudah terlibat dalam upaya peresmian kabel bawah laut di Pulau Buluh. Sehingga kini Pulau Buluh bisa teraliri listrik 24 jam.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tanjungpinang Mendorong Gerakan Menanam di Lahan Ekstambang Bauksit buat ASN

“Terimakasih kepada bapak Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad. Setelah 64 tahun baru ini kami merasakan listrik 24 jam di Pulau Buluh. Sekali lagi Terimakasih pak Gubernur dan PLN serta semua yg andil dalam upaya ini. Semoga berkah dan bermanfaat bagi kami, sekali lagi kami tak henti-henti berterimakasih,” ucap Muhammad.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga meresmikan Pembangunan Balai Adat yang beralamat di RT. 04 RW. 04, Kota Batam Kecamatan Bulang Kelurahan Pulau Buluh dengan Pagu Anggaran Rp. 900 juta, yang merupakan usulan aspirasi dari anggota DPRD Kepri Dr. Tengku Afrizal Dachlan.

Dalam kesempatan ini Gubernur Ansar didampingi oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kepri Rizki Faisal dan anggota DPRD Kepri Ririn Warsiti. Hadir juga tim percepatan Pembangunan Kepri Suyono Saeran dan Syarifah Normawati. Kemudian hadir juga Kepala Dinas Perkim Kepri Said Nursyahdu dan Kadis ESDM M Darwin. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *