banner 728x90
Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith dan jajaran Pemkab Bintan menerima kunjungan kerja dari Pemkab Bengkalis, Riau, Rabu (4/10/2023). F- diskominfo bintan

Jadi Lokasi Penelitian, Bintan Kedatangan Pemprov Jatim dan Pemkab Bengkalis

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Kabupaten Bintan menjadi lokasi dan fokus penelitian bagi daerah lain. Rabu (4/10/2023), Pemerintah Kabupaten Bintan menyambut kedatangan rombongan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk II dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Rombongan tersebut disambut oleh Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith, diskusi di dua waktu berbeda ini berjalan cukup khidmat. Wabup Bintan yang akrab disapa Osit ini mengucapkan selamat datang dan berteri makasih. Karena telah memilih Bintan sebagai lokus studi maupun pelatihan.

Baca Juga :  Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN, Musda di Kepri Ditunda Lagi

Dikatakan Osit, Bintan selalu siap membuka pintu untuk daerah mana pun yang mau berkunjung untuk sharing inovasi maupun diskusi pembangunan lainnya.

“Kami juga berupaya agar semua inovasi yang ada di Bintan bisa menjadi gagasan baru bagi daerah lain, untuk diimplementasikan di daerahnya masing-masing,” kata Ahdi Muqsith.

Staf Ahli Provinsi Jawa Timur Joko Irianto mengatakan, kehadiran rombongannya di Kabupaten Bintan ini salah satunya melihat potensi serta pola pengembangan investasi yang berkelanjutan. Dinilai Joko, Bintan sejauh ini menjadi target investasi yang banyak menarik perhatian investor.

Baca Juga :  Impian Roby Kurniawan, Desa Numbing Jadi Industri Pengelolaan Pisang

Pada kesempatan lain, Ketua Rombongan Kabupaten Bengkalis Asrizal yang juga merupakan Kepala BPSDM Provinsi Riau menyampaikan rombongan yang hadir ini berjumlah 39 peserta yang nantinya akan mempelajari beberapa indikator kepemimpinan dan pengawasan.

Wabup Bintan berharap, para rombongan bisa membawa sesuatu hal yang positif dari Bintan, dan tentunya bisa diadaptasi menjadi inovasi bagi pembangunan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *