banner 728x90
Hafizha Rahmadhani Ketua TP-PKK Bintan menyampaikan sambutan saat membuka pelatihan-merajut tapestry (tapestri) kanvas di Bhadra Resort & Convention, Rabu (6/9/2023). F- diskominfo bintan

Perempuan Bintan Dilatih Menjadi Pengusaha Tapestry Kanvas

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Puluhan kaum perempuan di Bintan dilatih menjadi pengusaha dan perajin tapestry dari bahan kanvas. Kegiatan pelatihan merajut tapestry kanvas ini dilaksanakan GOW Kabupaten Bintan bersama DP3KB Kabupaten Bintan.

Tapestry (tapestri) adalah bentuk seni tekstil berupa tenun tradisional. Rabu (6/9/2023), puluhan kaum perempuan Bintan dilatih untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian dalam seni kreasi tapestry kanvas. Kegiatan di Bhadra Resort ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan partisipasi kepemudaan di bidang ekonomi.

Tapestri bisa berupa jenis tenun yang dianyam secara vertikal disebut dengan lungsi. Sedangkan yang dimasukkan atau dianyam secara horizontal disebut dengan pakan.

Baca Juga :  Begini Jejak Perjuangan Kafilah Kepri Menuju STQH Nasional di Maluku Utara

Ketua TP-PKK Bintan Hafizha Rahmadhani mengatakan, dirinya sering melihat beberapa karya seni hasil rajutan tangan di beberapa daerah. Dirinya percaya perempuan-perempuan Bintan punya potensi yang tak kalah hebatnya.

“Selamat mengikuti dan ambil semua ilmunya. Jangan puas sampai di sini, belajar dan terus belajar. Pengalaman itu yang nanti akan mengantarkan pada skill yang hebat. Saya yakin perempuan-perempuan Bintan punya potensi dan mampu bersaing,” kata Hafizha Rahmadhani saat membuka kegiatan tersebut.

Kegiatan yang digagas DP3P2KB bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bintan ini diikuti oleh 35 peserta dari seluruh organisasi wanita yang ada di Bintan. Hasil pelatihan ini diharapkan akan dapat berlanjut di rumah-rumah dan disebarkan kepada masyarakat sekitar. Sehingga, perempuan di Bintan bisa menjadi pengusaha tapestri guna meningkatkan ekonomi keluarga. (yen)

Baca Juga :  Dewi Kumalasari Sebut Pelaku UMKM di Kepri Mayoritas Perempuan

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *