banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan jajaran pemerintah daerah serta manajemen Bintan Resorts membahas persiapan Tour de Bintan 2026 hingga percepatan pengerjaan dua oprit jembatan Jalan Lintas Barat di Kabupaten Bintan. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Bahas Tour de Bintan 2026, BPJN: Pengerjaan Oprit Dua Jembatan Lintas Barat Dipercepat

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad membahas persiapan penyelenggaraan Tour de Bintan Tahun 2026 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026). Dalam rapat tersebut, BPJN Kepulauan Riau menyatakan, pengerjaan oprit dua jembatan jalan Lintas Barat dipercepat, dan diperkirakan selesai sebelum lomba balapan sepeda Tour de Bintan 2026 dilaksanakan.

Rapat persiapan event sport tourism Tour de Bintan 2026 tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Hasan, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau Soendiarto, serta Chief Operating Officer (COO) Bintan Resorts Abdul Wahab, dan Kadisbudpar Bintan Arief Sumarsono.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek kesiapan pelaksanaan Tour de Bintan 2026 yang akan berlangsung pada 21 hingga 23 Agustus 2026 di kawasan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan. Lomba balap sepeda internasional tersebut kembali menjadi salah satu event unggulan sport tourism Kepulauan Riau yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau siap memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan Tour de Bintan 2026.

“Tour de Bintan bukan hanya ajang olahraga internasional, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata yang sangat efektif. Event ini mampu menghadirkan wisatawan mancanegara dalam jumlah besar sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Bintan,” ujar Ansar Ahmad.

Tahun 2026 ini, Tour de Bintan menghadirkan berbagai kategori lomba yang dapat diikuti peserta dari berbagai tingkat kemampuan. Kategori utama yang menjadi sorotan adalah Union Cycliste Internationale (UCI) 1.2 Point Race, yaitu perlombaan resmi UCI yang memberikan poin peringkat internasional bagi para pesertanya. Selain itu, tersedia pula kategori Gran Fondo Classic 150 kilometer, Gran Fondo Century 100 kilometer, Gran Fondo Challenge 70 kilometer, Gran Fondo Discovery 45 kilometer, serta Individual Time Trial sejauh 17 kilometer.

Penyelenggara menargetkan sekitar 700 peserta mengikuti event tersebut, dengan mayoritas berasal dari berbagai negara. Para peserta nantinya akan melintasi rute yang menyuguhkan panorama khas tropis Pulau Bintan. Mulai dari kawasan pantai, perkampungan, hingga tepian hutan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pesepeda internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJN Kepulauan Riau Soendiarto melaporkan bahwa proses perbaikan dua jembatan utama di Jalan Lintas Barat Bintan, yakni Jembatan Ekang dan Jembatan Anculai, terus dipercepat guna mendukung kelancaran pelaksanaan Tour de Bintan 2026.

Menurutnya, pengerjaan perbaikan oprit kedua jembatan tersebut ditargetkan selesai sepenuhnya pada Agustus 2026, sebelum perlombaan balap sepeda Tour de Bintan dimulai.

“Kami optimistis pekerjaan dapat selesai lebih cepat. Berbagai langkah percepatan telah dilakukan, mulai dari percepatan pengadaan material, penambahan alat dan tenaga kerja, hingga penambahan jam kerja efektif di lapangan,” jelas Soendiarto.

COO Bintan Resorts Abdul Wahab menyampaikan, Tour de Bintan merupakan salah satu flagship event yang selama bertahun-tahun terbukti mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun internasional ke Pulau Bintan.

“Event ini memiliki nilai strategis dalam memperluas eksposur Pulau Bintan ke pasar internasional, mencerminkan kesiapan kawasan sebagai tuan rumah event dunia, sekaligus memperkuat citra Bintan sebagai destinasi active lifestyle dan leisure melalui kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan komunitas olahraga,” ujarnya.

Sekda Bintan Ronny Kartika menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Tour de Bintan 2026. Menurutnya, Pemkab Bintan akan mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan perlombaan dengan memberikan dukungan di sepanjang rute balapan. Selain itu, pasukan kebersihan juga akan diterjunkan untuk memastikan seluruh jalur yang dilalui peserta tetap bersih, nyaman, dan representatif.

Melalui sinergi seluruh pihak, Tour de Bintan 2026 diharapkan tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga internasional, tetapi juga mampu memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan Indonesia yang berdaya saing global. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *