banner 728x90
Ketua TP PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari dan Sekdaprov Kepri Misni bersama pengurus SERUNI KMP dalam Rakornas persiapan pelaksanaan Hari Anak Nasional 2026 yang dipusatkan di Kota Tanjungpinang. F- diskominfo kepri

Tanjungpinang Tuan Rumah Pelaksanaan Hari Anak Nasional 2026, Ada Main Raya Anak Nusantara

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Hari Anak Nasional tahun 2026 akan dipusatkan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tanggal 23 Juli 2026 mendatang. Pemprov Kepri siap menyukseskan pelaksanaan Hari Anak Nasional 2026 di Tanjungpinang tersebut, seperti Main Raya Anak Nusantara.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau Hj Dewi Kumalasari menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026) kemarin. Kehadiran Hj Dewi Kumalasari Ansar disambut langsung oleh Evi Agus Andrianto istri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus bagian dari Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP).

Dalam kegiatan tersebut, Hj Dewi Kumalasari Ansar didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kepri Dody Sepka, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepri Burhanuddin, serta Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam Faizal Gerhani Putra.

Rapat koordinasi turut dihadiri sejumlah anggota SERUNI KMP. Di antaranya Masmidah Abdul Mu’ti selaku istri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Kualitas Hidup Perempuan, A Majdah Muhyiddin Zain.

Rakor tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Hari Anak Nasional yang akan dipusatkan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada 23 Juli 2026 mendatang. Pembahasan meliputi penentuan lokasi kegiatan, konsep acara, susunan kegiatan, hingga agenda kunjungan yang akan melibatkan berbagai kementerian dan SERUNI KMP.

Dalam paparannya, perwakilan Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Emilia, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingatkan seluruh pihak bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak untuk tumbuh sehat, bahagia, terlindungi, dan memperoleh pendidikan terbaik.

“Di tangan anak-anak hari ini, masa depan Indonesia kita titipkan,” ujarnya.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam rapat adalah konsep Main Raya Anak Nusantara, yang akan menghadirkan berbagai permainan tradisional sebagai ruang edukasi dan pengembangan karakter anak. Selain itu, dibahas pula konsep panggung utama, area pameran, serta berbagai booth kegiatan yang akan melibatkan partisipasi anak-anak dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Kepri Misni menyampaikan salam dan dukungan penuh dari Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad terhadap pelaksanaan HAN 2026 di Tanjungpinang.

“Yang pertama, salam hormat dari Bapak Gubernur. Kami siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Hari Anak Nasional 2026 melalui kolaborasi antara SERUNI KMP dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Misni.

Misni juga menyampaikan usulan Gubernur Kepri Ansar Ahmad agar kegiatan seremoni utama dilaksanakan di Taman Gurindam 12, Tanjungpinang. Menurutnya, lokasi tersebut memiliki kapasitas lebih dari 10 ribu orang, didukung panggung permanen yang representatif, area terbuka yang luas, serta pemandangan laut yang menjadi daya tarik tersendiri.

Selain lokasi utama, Pemprov Kepri juga mengusulkan kunjungan ke Dekranasda Kepri dan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri yang berada dalam satu kawasan kegiatan. Berbagai alternatif agenda kunjungan lainnya turut dibahas, termasuk kunjungan ke Pulau Penyengat dan kawasan Lagoi Kabupaten Bintan.

Rapat juga membahas rencana kunjungan rombongan SERUNI KMP dan Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam. Dalam pembahasan tersebut ditekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menampilkan hasil karya binaan anak-anak LPKA, serta mempersiapkan kunjungan secara sederhana namun efektif.

Selain itu, Pemprov Kepri akan menginventarisasi berbagai bentuk bantuan yang dapat disinergikan dengan kementerian terkait, termasuk peluang pemberian beasiswa dan bantuan lainnya bagi masyarakat Kepulauan Riau.

Menariknya, dalam rapat tersebut juga muncul usulan dari Dewi Kumalasari Ansar untuk menampilkan Tari Boria, sebuah karya seni budaya asli Kepulauan Riau yang telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Tarian ini direncanakan menjadi salah satu sajian utama yang melibatkan partisipasi anak-anak dan menjadi ikon pembuka acara Hari Anak Nasional 2026.

Berbagai masukan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendapat respons positif dan menjadi bagian dari penyusunan ulang rancangan kegiatan yang akan disesuaikan dengan agenda Ibu Wakil Presiden serta kementerian terkait.

Sebagai tindak lanjut, Sekdaprov Kepri akan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah guna mematangkan aspek teknis pelaksanaan. Hasil pembahasan dan penyempurnaan rancangan kegiatan akan segera dilaporkan kepada SERUNI KMP dalam beberapa hari ke depan sebagai bagian dari tahapan persiapan menuju Hari Anak Nasional 2026.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, SERUNI KMP, dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, pelaksanaan Hari Anak Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum besar yang tidak hanya merayakan anak-anak Indonesia, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *