banner 728x90
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, bertindak sebagai khatib, sementara shalat dipimpin Ustadz Mazlab sebagai imam dan Adimas sebagai bilal.F-Diskominfo Bintan

Jadi Khatib Salat Id di Kijang, Bupati Roby Kurniawan Ingatkan Esensi Kemenangan Sejati

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Relief Antam Kijang, Kecamatan Bintan Timur, untuk melaksanakan Salat Sunnah Idulfitri 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Bintan, Sabtu (21/3/2026). Momentum hari kemenangan ini berlangsung khidmat dengan kehadiran Bupati Bintan, Roby Kurniawan, yang bertindak langsung sebagai khatib.

Pelaksanaan salat dipimpin oleh Ustaz Mazlab sebagai imam dan Adimas sebagai bilal. Kehadiran Bupati sebagai khatib memberikan nuansa spiritual mendalam bagi jemaah yang hadir dari berbagai penjuru Bintan Timur.

Dalam khutbahnya, Bupati Roby menekankan bahwa esensi Idulfitri jauh melampaui perayaan lahiriah atau atribut kemewahan.

“Idulfitri bukan tentang baju baru, perhiasan, atau kemewahan materi. Esensinya adalah kembali kepada fitrah, menjadi pribadi yang lebih baik sebagai khalifah di muka bumi, serta meraih kemenangan hakiki,” tegas Roby di hadapan ribuan jemaah.

Pesan Mendalam: Ridha Allah Melalui Bakti Orang Tua
Mengutip riwayat Imam Tirmidzi dari Ibnu Khuzaimah, Bupati Roby mengingatkan jemaah tentang tiga doa Malaikat Jibril yang diamini oleh Rasulullah SAW. Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah peringatan bagi mereka yang tidak berbakti kepada orang tua meski masih diberi kesempatan.

Ia mengimbau jemaah untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum rekonsiliasi dan peningkatan bakti kepada orang tua.

“Manfaatkan kesempatan selagi orang tua masih hidup. Berikan perhatian, kasih sayang, dan pelayanan terbaik karena ridha Allah SWT terletak pada ridha kedua orang tua,” ujarnya dengan nada haru.

Menjaga Solidaritas Sosial Pasca-Ramadan
Selain aspek spiritual individu, Roby juga mendorong masyarakat untuk merawat nilai-nilai sosial yang telah terasah selama sebulan penuh berpuasa. Kepedulian terhadap sesama, semangat berbagi, dan silaturahmi harus terus berlanjut di bulan-bulan berikutnya.

“Mari kita jaga kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi yang sudah terbangun selama Ramadan. Jadikan ini titik awal untuk meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT,” tambahnya.

Prosesi Salat Id ditutup dengan doa bersama dan bermunajat agar seluruh ibadah selama Ramadan diterima serta menjadi jalan menuju ampunan-Nya. Pelaksanaan ibadah di lapangan terbuka ini berjalan tertib, mencerminkan kerukunan dan kekhidmatan masyarakat Bintan dalam merayakan hari kemenangan.(yen)

Editor : Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *