banner 728x90
Karantina Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Penagi, Natuna, Selasa sore (17/3/2026). F-Istimewa

Jelang Idulfitri 1447 H, Karantina Kepri Perketat Operasi Patuh di Pelabuhan Penagi Natuna

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Guna menjamin keamanan pangan dan kesehatan hewan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Karantina Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Penagi, Natuna, Selasa sore (17/3/2026). Operasi ini menyasar muatan KMP Bahtera Nusantara 01 yang tiba dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kepala Karantina Kepri, Hasim, menjelaskan bahwa peningkatan arus penumpang dan barang yang signifikan menjelang lebaran menuntut pengawasan ekstra. Melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Natuna, petugas bergerak cepat memastikan komoditas yang masuk tidak membawa ancaman penyakit.

“Kami melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan. Tujuannya satu, memastikan lalu lintas barang lancar dan semua komoditas yang masuk ke Natuna dalam keadaan aman serta legal,” ujar Hasim di Natuna.

Deteksi Digital Melalui Aplikasi BEST TRUST
Dalam operasi kali ini, petugas memanfaatkan keunggulan teknologi melalui aplikasi digital BEST TRUST. Berdasarkan pantauan aplikasi tersebut, terdeteksi sejumlah komoditas pertanian di dalam alat angkut.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan fisik secara mendalam terhadap pasokan buah-buahan dan sayuran. Hasilnya, seluruh komoditas dinyatakan sehat.

“Hasil pantauan lapangan menunjukkan pemasukan sayur dan buah dalam keadaan aman. Tidak ditemukan adanya hama, penyakit karantina, maupun media pembawa yang dilarang atau tidak dilaporkan,” ungkap Hasim.

Uji Klinis 25 Ekor Sapi Tujuan Tanjungpinang
Selain memantau barang masuk, Karantina Kepri juga melakukan tindakan karantina terhadap 25 ekor sapi yang akan dikirim dari Natuna menuju Tanjungpinang. Serangkaian uji klinis dilakukan mulai dari pengambilan sampel darah hingga uji laboratorium guna memastikan ternak memenuhi standar kesehatan.

“Kami telah melakukan pengawasan ketat, termasuk uji laboratorium. Hasilnya, seluruh sapi dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) lainnya,” jelasnya.

Atas hasil tersebut, Karantina Kepri menerbitkan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-1), sehingga seluruh ternak tersebut layak dan aman untuk dilalulintaskan ke ibu kota provinsi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan daging yang sehat bagi masyarakat menjelang hari kemenangan.(yen)

Editor : Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *